Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Bergilir di Jawa, Ini Penyebabnya
Tim langit 7
Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:18 WIB
Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Bergilir di Jawa, Ini Penyebabnya
LANGIT7.ID-Jakarta; Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Pulau Jawa beberapa hari terakhir. Ia juga mengungkapkan akar masalah yang memicu gangguan pasokan listrik tersebut.
Dalam konferensi pers pada Jumat (19/6) malam, Darmawan mengakui bahwa situasi ini telah menyulitkan masyarakat. Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang telah memberi dukungan penuh dalam menangani krisis kelistrikan ini.
"Atas nama PT PLN Persero, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir," ujar Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Darmawan menjelaskan bahwa penyebab utama pemadaman adalah gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa. Kedua pembangkit yang dioperasikan oleh mitra swasta (independent power producer) itu terpaksa dipadamkan dari sistem kelistrikan karena masalah teknis yang mendadak.
PLN, kata Darmawan, langsung mengerahkan tim teknis untuk mempercepat perbaikan kedua PLTU tersebut. Ia optimistis sistem kelistrikan segera pulih dan pasokan listrik kembali normal.
"Kami bekerja siang dan malam secara maksimal agar semua gangguan ini bisa segera diselesaikan," tegasnya.
Darmawan juga menyampaikan terima kasih kepada para pemasok batu bara yang telah mendapat penugasan dari pemerintah dan telah menandatangani kontrak dengan PLN, termasuk dengan pembangkit mitra PLN.
Dalam konferensi pers pada Jumat (19/6) malam, Darmawan mengakui bahwa situasi ini telah menyulitkan masyarakat. Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang telah memberi dukungan penuh dalam menangani krisis kelistrikan ini.
"Atas nama PT PLN Persero, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir," ujar Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Darmawan menjelaskan bahwa penyebab utama pemadaman adalah gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa. Kedua pembangkit yang dioperasikan oleh mitra swasta (independent power producer) itu terpaksa dipadamkan dari sistem kelistrikan karena masalah teknis yang mendadak.
PLN, kata Darmawan, langsung mengerahkan tim teknis untuk mempercepat perbaikan kedua PLTU tersebut. Ia optimistis sistem kelistrikan segera pulih dan pasokan listrik kembali normal.
"Kami bekerja siang dan malam secara maksimal agar semua gangguan ini bisa segera diselesaikan," tegasnya.
Darmawan juga menyampaikan terima kasih kepada para pemasok batu bara yang telah mendapat penugasan dari pemerintah dan telah menandatangani kontrak dengan PLN, termasuk dengan pembangkit mitra PLN.