home global news

KILA 2026 Resmi Dibuka, Kementerian Kebudayaan Cari Talenta Lagu Anak dari Seluruh Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 18:33 WIB
KILA 2026 Resmi Dibuka, Kementerian Kebudayaan Cari Talenta Lagu Anak dari Seluruh Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan RI kembali menghadirkan program KILA (Kita Cinta Lagu Anak) 2026, program berkelanjutan yang bertujuan memperkuat ekosistem lagu anak melalui Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Menyanyi Lagu Anak.

Diselenggarakan secara konsisten sejak 2020, KILA menjadi salah satu upaya Kementerian Kebudayaan dalam mendukung penciptaan lagu anak, pengembangan talenta generasi muda, serta pemanfaatan lagu anak sebagai media pendidikan, hiburan, dan pembentukan karakter. Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya, program ini telah menjadi ruang kreatif bagi ribuan anak Indonesia untuk berkarya, bernyanyi, dan menumbuhkan kecintaan terhadap lagu anak sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Peluncuran KILA 2026 dilakukan secara daring melalui kanal media sosial dan platform digital KILA serta Kementerian Kebudayaan. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa KILA 2026 hadir sebagai ruang kreatif yang penting untuk mendorong lahirnya lebih banyak lagu anak yang berkualitas sebagai sarana penanaman nilai, pembentukan karakter, penguatan rasa percaya diri, serta penumbuhan kecintaan terhadap budaya dan bangsa. Kementerian Kebudayaan, lanjutnya, menyambut baik penyelenggaraan KILA yang terus hadir secara berkelanjutan sebagai wadah kreativitas bagi anak-anak dan masyarakat Indonesia.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berani berkarya, berani bernyanyi, dan berani menunjukkan bakat terbaik melalui KILA 2026. Mari bersama-sama menghadirkan lagu anak Indonesia untuk masa depan bangsa,” ucap Menbud dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menegaskan bahwa KILA merupakan bagian penting dari upaya membangun ekosistem seni budaya yang berkelanjutan. Menurutnya, program ini tidak hanya mendorong lahirnya karya-karya lagu anak yang berkualitas, tetapi juga memperluas apresiasi masyarakat terhadap lagu anak sebagai media penanaman nilai budaya dan karakter.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan lagu anak Indonesia terus diproduksi, disebarluaskan, dan diapresiasi oleh masyarakat. Melalui lagu anak, kita tidak hanya menciptakan karya seni, tetapi juga menanamkan nilai budaya, karakter, dan rasa cinta terhadap Indonesia,” ungkap Ahmad Mahendra.

Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti, juga mengajak anak-anak Indonesia untuk terus berani berekspresi melalui musik dan lagu. Dirinya berharap KILA dapat menjadi wadah yang melahirkan lagu dan karya musik anak berkualitas, sekaligus mendorong regenerasi penyanyi anak Indonesia. “Program KILA merupakan salah satu upaya untuk menjawab masih terbatasnya produksi dan apresiasi terhadap lagu anak Indonesia. Padahal, anak-anak membutuhkan lagu yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya. Kami mengajak seluruh anak Indonesia untuk berpartisipasi dalam KILA 2026 dan bersama-sama menghadirkan lebih banyak lagu anak yang berkualitas,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya