Libur Maulid Nabi, Pengunjung TMII Capai 6.932 Wisatawan
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 20 Oktober 2021 - 23:02 WIB
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dikunjungi 6.932 wisatawan selama hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada Rabu (20/10). (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW, tempat wisata di Taman Mini Indonesia Indah dikunjungi sebanyak 6.932 wisatawan.
Data jumlah pengunjung tersebut didasarkan pada penjualan tiket daring hingga puukul 18.00 WIB.
"Kenaikan jumlah wisatawan ini salah satunya karena ada penurunan level PPKM," jelas Humas TMII, Adi Widodo, Rabu (20/10).
Baca juga:Sandiaga Ingin Desa Wisata Saung Ciburial Jadi Ikon Pariwisata Baru di Garut
Setelah pemerintah menurunkan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kapasitas pengunjung di sejumlah tempat wisata naik menjadi 25%. Artinya, TMII sudah bisa membuka pintu bagi pengunjung sekitar 15.000 orang per hari.
Meski demikian, pengela TMII tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum masuk tempat wisata, pengunjung wajib melakukan scan kode batang pada aplikasi PeduliLindungi, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Kenaikan jumlah pengunjung ini juga karena adanya pelonggaran bagi pengunjung dimana anak-anak dibawah 12 tahun sudah boleh masuk tempat wisata.
Data jumlah pengunjung tersebut didasarkan pada penjualan tiket daring hingga puukul 18.00 WIB.
"Kenaikan jumlah wisatawan ini salah satunya karena ada penurunan level PPKM," jelas Humas TMII, Adi Widodo, Rabu (20/10).
Baca juga:Sandiaga Ingin Desa Wisata Saung Ciburial Jadi Ikon Pariwisata Baru di Garut
Setelah pemerintah menurunkan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), kapasitas pengunjung di sejumlah tempat wisata naik menjadi 25%. Artinya, TMII sudah bisa membuka pintu bagi pengunjung sekitar 15.000 orang per hari.
Meski demikian, pengela TMII tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum masuk tempat wisata, pengunjung wajib melakukan scan kode batang pada aplikasi PeduliLindungi, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Kenaikan jumlah pengunjung ini juga karena adanya pelonggaran bagi pengunjung dimana anak-anak dibawah 12 tahun sudah boleh masuk tempat wisata.