home sports

Djokovic Samai Rekor Federer di Wimbledon Setelah Sukses Duel Menegangkan Lawan Arthur Rinderknech Hingga Terjatuh Jatuh

Sabtu, 04 Juli 2026 - 08:45 WIB
Djokovic Samai Rekor Federer di Wimbledon Setelah Sukses Duel Menegangkan Lawan Arthur Rinderknech Hingga Terjatuh Jatuh
LANGIT7.ID-London; Novak Djokovic mungkin tidak tampil setajam yang diinginkannya pada Jumat sore di Wimbledon, tetapi juara tujuh kali ini tetap mampu meraih kemenangan yang penuh perjuangan sekaligus menyamai rekor Roger Federer untuk jumlah kemenangan tunggal putra di turnamen grand slam rumput ini.

Setelah terlibat pertarungan sengit hingga terjatuh jatuh di Centre Court melawan Arthur Rinderknech, Djokovic fokus di momen-momen krusial dan menemukan cara untuk meredam servis keras pemain Prancis itu, sehingga menang 7-5, 6-4, 1-6, 7-6(4) di babak ketiga. Dengan 105 kemenangan tunggal di Wimbledon, Djokovic (39 tahun) kini sejajar dengan Federer sebagai pemegang rekor sepanjang masa di sektor putra, sementara mantan petenis nomor satu WTA, Martina Navratilova (120), menjadi satu-satunya pemain yang memiliki lebih banyak kemenangan.

"Sungguh suatu kehormatan dan hak istimewa yang luar biasa bisa menorehkan sejarah dalam olahraga ini," ujar Djokovic dalam wawancara di lapangan. "Terlebih lagi di sini, ini selalu menjadi turnamen impian saya sejak kecil. Saya tidak terlalu memikirkan soal angka 105 atau 106, saya hanya berpikir untuk memenangkan pertandingan pada hari itu.

"Hari ini saya cukup tertekan. Ada ketegangan lebih dari biasanya. Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat berat. Saya bersyukur bisa melewatinya. Saya usulkan pertemuan antara saya dan Roger untuk angka 106!"

Djokovic tampil impresif pada Rabu malam, meningkatkan permainannya melawan Stefanos Tsitsipas dan mengalahkan petenis nomor satu Yunani itu dalam tiga set langsung, sekaligus memberi peringatan kepada para pesaingnya. Namun, pertarungan selama tiga jam satu menit melawan Rinderknech yang pukulannya keras—yang berakhir dengan kedua pemain saling tersungkur di rerumputan setelah poin pertandingan yang dramatis—menceritakan kisah yang berbeda.

Setelah melesakkan 35 pukulan winner di dua set awal—yang semuanya ia kalahkan—gaya bermain agresif Rinderknech mulai membuahkan hasil. Pemain Prancis bertinggi 6'5" itu memanfaatkan permainan Djokovic yang kurang percaya diri di set ketiga untuk memperkecil kedudukan, sebelum menguasai suasana di akhir set keempat, ketika kedua pemain menunjukkan kualitas mereka lewat serangkaian reli yang memukau.

Rinderknech mempertahankan servisnya untuk kedudukan 4-4 dengan lolos dari situasi sulit dalam sebuah pertukaran pukulan mendebarkan yang memaksa Djokovic mundur ke belakang garis baseline sebelum akhirnya melakukan pukulan backhand menyilang panjang. Poin khusus ini membuat penonton Centre Court bersorak-sorai, menjatuhkan kipas mereka dan berdiri untuk memberi tepuk tangan kepada unggulan ke-25 tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya