Gara Gara Kebijakan Baru Soal Transfer, Tujuh Pemain Tottenham Angkat Kaki demi Raup Dana Segar Rp3,9 Triliun
Sururi al faruq
Rabu, 08 Juli 2026 - 22:36 WIB
Gara Gara Kebijakan Baru Soal Transfer, Tujuh Pemain Tottenham Angkat Kaki demi Raup Dana Segar Rp3,9 Triliun
LANGIT7.ID-London; Tottenham Hotspur berencana melepas hingga tujuh pemain untuk mengumpulkan dana krusial, setelah memecahkan rekor transfer mereka dua kali dalam satu bursa, seperti dilaporkan oleh sejumlah media.
Tottenham bergerak cepat musim panas ini untuk menjadikan bursa transfer sebagai momen yang mengubah segalanya, memulai prosesnya dengan mendatangkan Andy Robertson, Marcos Senesi, dan Martin Dubravka dengan status bebas transfer. Mereka kemudian mengeluarkan Rp1,1 triliun untuk membeli Jan Paul van Hecke dari Brighton & Hove Albion sebelum beralih ke incaran gelandang elit.
Spurs mengalahkan Manchester United dalam perburuan Mateus Fernandes, membayar West Ham United sebesar Rp1,8 triliun — sebuah rekor baru bagi klub — untuk pemain asal Portugal tersebut, sebelum melangkah lebih besar lagi untuk Sandro Tonali. Spurs membayar Newcastle dengan biaya awal Rp1,96 triliun untuk pemain Italia itu, sementara nilai keseluruhan kesepakatan bisa mencapai Rp2,1 triliun melalui klausul bonus.
Untuk membiayai pembelian pemain depan berikutnya, Spurs perlu merampingkan skuad dan mengumpulkan dana besar melalui sejumlah penjualan.
Menurut football.london, ini adalah awal dari 'era baru' di N17 karena Spurs mulai menerapkan 'kebijakan baru' terkait kepergian pemain. Para petinggi Spurs telah 'memperjelas' kepada sumber bahwa pemain akan 'dijual dengan nilai lebih baik dan di waktu yang tepat', karena mereka telah belajar dari kesalahan masa lalu yang melibatkan Giovani Lo Celso, Tanguy Ndombele, Ryan Sessegnon, dan Yves Bissouma.
Proses baru ini dimulai dengan penjualan Brennan Johnson ke Crystal Palace pada bulan Januari senilai Rp740 miliar.
Spurs menargetkan untuk mengumpulkan sekitar Rp1,6 triliun melalui penjualan Luka Vuskovic, Radu Dragusin, dan Alfie Devine. Vuskovic akan bergabung dengan Brighton dengan biaya awal Rp970 miliar ditambah Rp84 miliar dalam bentuk tambahan, sementara Dragusin pindah ke Fiorentina dengan status pinjaman dan kewajiban pembelian senilai €25 juta (sekitar Rp445 miliar). Sementara itu, Devine telah bergabung dengan Preston North End setelah mereka mengaktifkan klausul pembelian senilai Rp127 miliar.
Tottenham bergerak cepat musim panas ini untuk menjadikan bursa transfer sebagai momen yang mengubah segalanya, memulai prosesnya dengan mendatangkan Andy Robertson, Marcos Senesi, dan Martin Dubravka dengan status bebas transfer. Mereka kemudian mengeluarkan Rp1,1 triliun untuk membeli Jan Paul van Hecke dari Brighton & Hove Albion sebelum beralih ke incaran gelandang elit.
Spurs mengalahkan Manchester United dalam perburuan Mateus Fernandes, membayar West Ham United sebesar Rp1,8 triliun — sebuah rekor baru bagi klub — untuk pemain asal Portugal tersebut, sebelum melangkah lebih besar lagi untuk Sandro Tonali. Spurs membayar Newcastle dengan biaya awal Rp1,96 triliun untuk pemain Italia itu, sementara nilai keseluruhan kesepakatan bisa mencapai Rp2,1 triliun melalui klausul bonus.
Untuk membiayai pembelian pemain depan berikutnya, Spurs perlu merampingkan skuad dan mengumpulkan dana besar melalui sejumlah penjualan.
Menurut football.london, ini adalah awal dari 'era baru' di N17 karena Spurs mulai menerapkan 'kebijakan baru' terkait kepergian pemain. Para petinggi Spurs telah 'memperjelas' kepada sumber bahwa pemain akan 'dijual dengan nilai lebih baik dan di waktu yang tepat', karena mereka telah belajar dari kesalahan masa lalu yang melibatkan Giovani Lo Celso, Tanguy Ndombele, Ryan Sessegnon, dan Yves Bissouma.
Proses baru ini dimulai dengan penjualan Brennan Johnson ke Crystal Palace pada bulan Januari senilai Rp740 miliar.
Spurs menargetkan untuk mengumpulkan sekitar Rp1,6 triliun melalui penjualan Luka Vuskovic, Radu Dragusin, dan Alfie Devine. Vuskovic akan bergabung dengan Brighton dengan biaya awal Rp970 miliar ditambah Rp84 miliar dalam bentuk tambahan, sementara Dragusin pindah ke Fiorentina dengan status pinjaman dan kewajiban pembelian senilai €25 juta (sekitar Rp445 miliar). Sementara itu, Devine telah bergabung dengan Preston North End setelah mereka mengaktifkan klausul pembelian senilai Rp127 miliar.