Analisis Kebijakan Luar Negeri Antar Mahasiswa FISIP UB Raih Penghargaan Best Position Paper di Hong KongĀ
Dwi sasongko
Senin, 13 Juli 2026 - 13:51 WIB
Analisis Kebijakan Luar Negeri Antar Mahasiswa FISIP UB Raih Penghargaan Best Position Paper di Hong Kong
LANGIT7.ID-Jakarta; Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) menorehkan prestasi di kancah internasional dalam ajang Hong Kong Baptist University Model United Nations (HKBUMUN) 2026.
Raffa Ahmad Ghani El Arif berhasil meraih penghargaan Best Position Paper, penghargaan yang diberikan kepada delegasi dengan dokumen analisis kebijakan luar negeri terbaik berdasarkan kualitas riset, argumentasi, dan strategi diplomatik sebelum konferensi dimulai.
Kompetisi ini merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (Model United Nations/MUN) yang diselenggarakan langsung di Hong Kong dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara pada 17-19 April 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Raffa berpartisipasi sebagai delegasi tunggal. Meskipun tampil secara individu, proses persiapannya mendapat dukungan langsung dari mentor di UB MUN Club serta rekan-rekan sesama pegiat Model United Nations dan mahasiswa HI lainnya.
Menariknya, HKBUMUN 2026 merupakan pengalaman pertama Raffa dalam mengikuti kompetisi Model United Nations. Berbekal semangat belajar, persiapan dilakukan dengan matang dan intensif sambil menitikberatkan pada penyusunan Position Paper yang komprehensif.
Selain memperkuat riset tertulis, persiapan juga dilakukan melalui latihan diplomasi, pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam merespons mosi, serta peningkatan kemampuan public speaking agar mampu menyampaikan argumentasi secara sistematis dan jelas selama konferensi berlangsung.
"Tantangan terbesar bukan hanya menyusun analisis terhadap krisis geopolitik global yang kompleks, tetapi juga beradaptasi dengan dinamika sidang internasional secara langsung bersama delegasi dari berbagai negara. Saya juga harus melawan rasa kurang percaya diri. Namun, saya berusaha tetap tenang, menguasai data riset yang telah disiapkan, serta terbuka dalam berdiplomasi selama konferensi berlangsung," ungkapnya, Senin (13/7/2026).
Raffa Ahmad Ghani El Arif berhasil meraih penghargaan Best Position Paper, penghargaan yang diberikan kepada delegasi dengan dokumen analisis kebijakan luar negeri terbaik berdasarkan kualitas riset, argumentasi, dan strategi diplomatik sebelum konferensi dimulai.
Kompetisi ini merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (Model United Nations/MUN) yang diselenggarakan langsung di Hong Kong dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara pada 17-19 April 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Raffa berpartisipasi sebagai delegasi tunggal. Meskipun tampil secara individu, proses persiapannya mendapat dukungan langsung dari mentor di UB MUN Club serta rekan-rekan sesama pegiat Model United Nations dan mahasiswa HI lainnya.
Menariknya, HKBUMUN 2026 merupakan pengalaman pertama Raffa dalam mengikuti kompetisi Model United Nations. Berbekal semangat belajar, persiapan dilakukan dengan matang dan intensif sambil menitikberatkan pada penyusunan Position Paper yang komprehensif.
Selain memperkuat riset tertulis, persiapan juga dilakukan melalui latihan diplomasi, pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam merespons mosi, serta peningkatan kemampuan public speaking agar mampu menyampaikan argumentasi secara sistematis dan jelas selama konferensi berlangsung.
"Tantangan terbesar bukan hanya menyusun analisis terhadap krisis geopolitik global yang kompleks, tetapi juga beradaptasi dengan dinamika sidang internasional secara langsung bersama delegasi dari berbagai negara. Saya juga harus melawan rasa kurang percaya diri. Namun, saya berusaha tetap tenang, menguasai data riset yang telah disiapkan, serta terbuka dalam berdiplomasi selama konferensi berlangsung," ungkapnya, Senin (13/7/2026).