Setelah Bakmie GM dan SariWangi, Grup Djarum Kini Tambah Kekuatan di Bisnis Internet
Tim langit 7
Selasa, 14 Juli 2026 - 12:01 WIB
(Dok: visual Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Ekspansi Grup Djarum dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya menyentuh bisnis konsumen. Setelah mengakuisisi PT Griya Mie Sejati yang mengoperasikan Bakmie GM pada Desember 2024 dan mengambil alih SariWangi dari PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada kuartal pertama 2026, grup usaha tersebut kembali memperluas portofolionya, kali ini melalui sektor layanan internet dan infrastruktur digital.
Penguatan itu dilakukan lewat PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang kini menguasai 51% saham PT Remala Abadi Tbk (DATA). Dengan kepemilikan tersebut, Protelindo resmi menjadi pengendali perseroan.
Protelindo merupakan anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Di dalam grup yang sama, PT iForte Solusi Infotek (iForte) juga berada di bawah TOWR dengan kepemilikan 100% pada masing-masing entitas.
Perubahan pengendalian DATA berlangsung setelah dua transaksi yang diselesaikan pada 13 Juli 2026. Salah satunya berasal dari pembelian 550 juta lembar saham atau setara 40% saham DATA yang sebelumnya dimiliki iForte.
Pada hari yang sama, Protelindo juga mengambil alih 151,25 juta lembar saham atau 11% saham DATA dari Verah Wahyudi Singgih Wong yang sebelumnya tercatat sebagai penerima manfaat akhir saham DATA.
Sekretaris Perusahaan DATA, Adrian Renaldy, mengatakan rangkaian transaksi tersebut membuat Protelindo menjadi pemegang 51% saham sekaligus pengendali DATA.
Di luar kepemilikan mayoritas tersebut, saham publik secara agregat tercatat sebesar 19,9%. Dari jumlah itu, Djoni memiliki 3,45% saham, sedangkan Kishore Kumar menguasai 1,16%.
Penguatan itu dilakukan lewat PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) yang kini menguasai 51% saham PT Remala Abadi Tbk (DATA). Dengan kepemilikan tersebut, Protelindo resmi menjadi pengendali perseroan.
Protelindo merupakan anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Di dalam grup yang sama, PT iForte Solusi Infotek (iForte) juga berada di bawah TOWR dengan kepemilikan 100% pada masing-masing entitas.
Perubahan pengendalian DATA berlangsung setelah dua transaksi yang diselesaikan pada 13 Juli 2026. Salah satunya berasal dari pembelian 550 juta lembar saham atau setara 40% saham DATA yang sebelumnya dimiliki iForte.
Pada hari yang sama, Protelindo juga mengambil alih 151,25 juta lembar saham atau 11% saham DATA dari Verah Wahyudi Singgih Wong yang sebelumnya tercatat sebagai penerima manfaat akhir saham DATA.
Sekretaris Perusahaan DATA, Adrian Renaldy, mengatakan rangkaian transaksi tersebut membuat Protelindo menjadi pemegang 51% saham sekaligus pengendali DATA.
Di luar kepemilikan mayoritas tersebut, saham publik secara agregat tercatat sebesar 19,9%. Dari jumlah itu, Djoni memiliki 3,45% saham, sedangkan Kishore Kumar menguasai 1,16%.
(lam)