Khutbah Jumat: Mitigasi LGBTQ Secara Agama, Kesehatan, dan Regulasi Negara
Ahmad zuhdi
Jum'at, 17 Juli 2026 - 10:29 WIB
Khutbah Jumat: Mitigasi LGBTQ Secara Agama, Kesehatan, dan Regulasi Negara
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Khutbah Pertama
الحَمْدُ للهِ. الحَمْدُ للهِ الَّذِي خَلَقَ الإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ، وَهَدَاهُ النَّجْدَيْنِ لِيَسْلُكَ طَرِيقَ الهُدَى وَالصِّرَاطِ المُسْتَقِيمِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، المَلِكُ الحَقُّ العَلِيمُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، المَبْعُوثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، فَقَدْ فَازَ المُتَّقُونَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
Jamaah Shalat Jumat yang dirahmati Allah SWT,
Marilah kita senantiasa memperkuat ketakwaan kita kepada Allah SWT. Takwa yang bukan sekadar di lisan, melainkan mewujud pada keteguhan sikap untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, terutama di era akhir zaman yang penuh dengan fitnah dan disorientasi moral.
Hari-hari ini, bangsa kita sedang dihadapkan pada tantangan besar yang mengancam ketahanan peradaban. Kampanye dan normalisasi perilaku menyimpang LGBTQ tidak lagi bergerak sembunyi-sembunyi, melainkan agresif merambah ruang publik dan meracuni pikiran generasi muda melalui media digital. Menghadapi fenomena ini, umat Islam tidak boleh abai. Kita memerlukan langkah mitigasi, yaitu tindakan pencegahan dan perlindungan yang menyeluruh, melalui tiga pilar utama: Agama, Kesehatan, dan Regulasi Negara.
Khutbah Pertama
الحَمْدُ للهِ. الحَمْدُ للهِ الَّذِي خَلَقَ الإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ، وَهَدَاهُ النَّجْدَيْنِ لِيَسْلُكَ طَرِيقَ الهُدَى وَالصِّرَاطِ المُسْتَقِيمِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، المَلِكُ الحَقُّ العَلِيمُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، المَبْعُوثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، فَقَدْ فَازَ المُتَّقُونَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
Jamaah Shalat Jumat yang dirahmati Allah SWT,
Marilah kita senantiasa memperkuat ketakwaan kita kepada Allah SWT. Takwa yang bukan sekadar di lisan, melainkan mewujud pada keteguhan sikap untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, terutama di era akhir zaman yang penuh dengan fitnah dan disorientasi moral.
Hari-hari ini, bangsa kita sedang dihadapkan pada tantangan besar yang mengancam ketahanan peradaban. Kampanye dan normalisasi perilaku menyimpang LGBTQ tidak lagi bergerak sembunyi-sembunyi, melainkan agresif merambah ruang publik dan meracuni pikiran generasi muda melalui media digital. Menghadapi fenomena ini, umat Islam tidak boleh abai. Kita memerlukan langkah mitigasi, yaitu tindakan pencegahan dan perlindungan yang menyeluruh, melalui tiga pilar utama: Agama, Kesehatan, dan Regulasi Negara.