Serangan AS ke Iran Jumat Dini Hari, Tewaskan Belasan Warga Sipil dan Hancurkan Infrastruktur Transportasi
Lusi mahgriefie
Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:05 WIB
Foto ilustrasi: middle east institute
Serangan agresif AS terhadap berbagai wilayah di Provinsi Hormozgan, Iran bagian selatan, telah menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 19 lainnya. Begitu pula kerusakan pada infrastruktur komunikasi vital, termasuk enam jembatan.
Berdasarkan laporan, serangan AS yang terjadi pada Kamis malam hingga Jumat dini hari tersebut menyasar sejumlah lokasi di seluruh wilayah Hormozgan, yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil serta kerusakan pada infrastruktur transportasi.
Salah satu serangan terparah terjadi di sepanjang jalur komunikasi Bandar Abbas-Lar dan di kawasan Kahurestan, wilayah Bandar Khamir, di mana beberapa jembatan dihantam dan hancur.
Akibat hancurnya salah satu jembatan tersebut, sebuah kendaraan yang sedang melintas jatuh dari struktur yang rusak itu, menewaskan tujuh orang dan melukai sembilan lainnya. Melansir media resmi Iran, Tasnim, Sabtu (18/7/2026).
Dalam serangan lain yang menyasar kawasan Tappe Allah di Bandar Abbas, seorang warga sipil gugur dan delapan orang lainnya terluka.
Simpang jalur kereta api Bandar Abbas juga menjadi sasaran, menyebabkan dua orang terluka.
Laporan lapangan menunjukkan terjadinya beberapa ledakan di sekitar Desa Masan di Pulau Qeshm. Dampak akibat proyektil juga dilaporkan terjadi di wilayah Bandar Lengeh dan Kabupaten Sirik.
Berdasarkan laporan, serangan AS yang terjadi pada Kamis malam hingga Jumat dini hari tersebut menyasar sejumlah lokasi di seluruh wilayah Hormozgan, yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil serta kerusakan pada infrastruktur transportasi.
Salah satu serangan terparah terjadi di sepanjang jalur komunikasi Bandar Abbas-Lar dan di kawasan Kahurestan, wilayah Bandar Khamir, di mana beberapa jembatan dihantam dan hancur.
Akibat hancurnya salah satu jembatan tersebut, sebuah kendaraan yang sedang melintas jatuh dari struktur yang rusak itu, menewaskan tujuh orang dan melukai sembilan lainnya. Melansir media resmi Iran, Tasnim, Sabtu (18/7/2026).
Dalam serangan lain yang menyasar kawasan Tappe Allah di Bandar Abbas, seorang warga sipil gugur dan delapan orang lainnya terluka.
Simpang jalur kereta api Bandar Abbas juga menjadi sasaran, menyebabkan dua orang terluka.
Laporan lapangan menunjukkan terjadinya beberapa ledakan di sekitar Desa Masan di Pulau Qeshm. Dampak akibat proyektil juga dilaporkan terjadi di wilayah Bandar Lengeh dan Kabupaten Sirik.