TNI AL Lanal Labuan Bajo Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Wisatawan Tenggelam di Perairan Pulau Kelor
Dwi sasongko
Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:22 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; TNI AL Lanal Labuan Bajo menunjukkan respons cepat dalam mendukung operasi Search and Rescue (SAR) terhadap musibah tenggelamnya dua wisatawan asal Tiongkok di perairan Pulau Kelor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Rabu (15/7).
Sesaat setelah menerima informasi kejadian, Lanal Labuan Bajo segera mengerahkan personel beserta tim penyelam untuk bergabung dalam Tim SAR Penyelam Gabungan bersama Pos SAR Labuan Bajo dan P3KOM. Operasi penyelaman dipimpin oleh Danunit Intel Lanal Labuan Bajo, Lettu Laut (S) Y. Lamek K., diawali dengan briefing, pengecekan peralatan, pemetaan lokasi, serta analisis kondisi arus laut guna menentukan titik pencarian yang paling efektif.
Berkat koordinasi yang solid dan profesionalisme seluruh unsur yang terlibat, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua di kedalaman sekitar 23 meter dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dievakuasi ke permukaan sesuai prosedur keselamatan penyelaman, kemudian dibawa menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) SAR menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit.
Sebelumnya, korban pertama telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dan sempat mendapatkan tindakan resusitasi jantung paru (RJP), namun berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis korban dinyatakan meninggal dunia. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan penyelamatan secara resmi dinyatakan selesai.
Keterlibatan Lanal Labuan Bajo dalam operasi kemanusiaan ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi darurat di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Hal tersebut merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Sesaat setelah menerima informasi kejadian, Lanal Labuan Bajo segera mengerahkan personel beserta tim penyelam untuk bergabung dalam Tim SAR Penyelam Gabungan bersama Pos SAR Labuan Bajo dan P3KOM. Operasi penyelaman dipimpin oleh Danunit Intel Lanal Labuan Bajo, Lettu Laut (S) Y. Lamek K., diawali dengan briefing, pengecekan peralatan, pemetaan lokasi, serta analisis kondisi arus laut guna menentukan titik pencarian yang paling efektif.
Berkat koordinasi yang solid dan profesionalisme seluruh unsur yang terlibat, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua di kedalaman sekitar 23 meter dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, korban dievakuasi ke permukaan sesuai prosedur keselamatan penyelaman, kemudian dibawa menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) SAR menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit.
Sebelumnya, korban pertama telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dan sempat mendapatkan tindakan resusitasi jantung paru (RJP), namun berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis korban dinyatakan meninggal dunia. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan penyelamatan secara resmi dinyatakan selesai.
Keterlibatan Lanal Labuan Bajo dalam operasi kemanusiaan ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi darurat di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Hal tersebut merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
(lam)