home global news

Kopi Kenangan Siap Siap IPO Adakan Pertemuan dengan Bank

Kopi Kenangan, Nilai Valuasi Sudah 16,3 Triliun, Ternyata Investornya Petenis Serena Williams dan Penyanyi Hip Hop Jay-Z

Ahad, 19 Juli 2026 - 06:40 WIB
Kopi Kenangan, Nilai Valuasi Sudah 16,3 Triliun, Ternyata Investornya Petenis Serena Williams dan Penyanyi Hip Hop Jay-Z
LANGIT7.ID-Jakarta; Kopi Kenangan, jaringan kopi siap-saji asal Indonesia yang melibatkan investor seperti bintang tenis Serena Williams dan pengusaha yang juga penyanyi hip-hop Jay-Z, tengah menjajaki kemungkinan pencatatan saham perdana (IPO) dengan nilai valuasi mencapai Rp16,3 triliun (setara US$1 miliar dengan kurs Rp16.300 per dolar AS), menurut laporan The Wall Street Journal.

Journal menyebut pembicaraan IPO ini masih tahap awal dan belum ada bank yang resmi ditunjuk untuk memimpin proses. Singapura masuk dalam daftar pendek lokasi potensial untuk pencatatan saham, demikian laporan surat kabar tersebut.

Williams dan Jay-Z bergabung sebagai investor pada 2019, masing-masing menanamkan modal melalui Serena Ventures dan Roc Nation.

Dalam pernyataan tertulis melalui surel, Junxian Li, Wakil Presiden Keuangan Korporasi dan Pengembangan Kopi Kenangan, mengatakan perusahaan secara rutin mengevaluasi "berbagai opsi strategis dan pendanaan" guna mendukung ekspansi serta menyediakan peluang monetisasi bagi para pemegang saham. "Ini termasuk dialog rutin dengan lembaga keuangan, investor, dan penasihat, yang merupakan bagian normal dari menjalankan bisnis di tahap kami saat ini," ujar Li. Perusahaan belum mengambil keputusan apa pun terkait IPO, termasuk waktu, lokasi, maupun valuasi, tambahnya.

Didirikan pada 2017, perusahaan ini hanya menggunakan biji kopi asli Indonesia dan telah memperluas jejaknya ke enam negara, antara lain Singapura, Malaysia, India, dan Australia. Saat ini mereka memiliki lebih dari 1.300 gerai dan menargetkan sekitar 550 tambahan gerai baru hingga 2026.

Pendiri sekaligus Group Chief Executive Edward Tirtanata mengungkapkan dalam unggahan LinkedIn pada Januari lalu bahwa pendapatan bersih perusahaan pada 2025 naik 45% secara tahunan menjadi Rp 3 triliun (US$184 juta), dengan laba bersih mencapai *Rp277 miliar* (US$17 juta). Dalam unggahan yang sama, Tirtanata menyatakan bahwa perusahaan "tidak bisa menunggu bel IPO berbunyi sebelum mulai bertindak seperti perusahaan publik," tanpa memberikan rincian lebih lanjut soal rencana pencatatan saham.(*/saf/qz.com)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya