Indonesia Undang Huawei dan ByteDance untuk Perkuat Kerja Sama AI
Tim langit 7
Senin, 20 Juli 2026 - 12:28 WIB
Indonesia Undang Huawei dan ByteDance untuk Perkuat Kerja Sama AI
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, mengundang dua perusahaan teknologi asal China, Huawei dan ByteDance, untuk memperkuat kerja sama di sektor digital dengan memanfaatkan keahlian mereka guna mendukung transformasi digital Indonesia.
Dalam rilis pers yang diterima pada Sabtu (18/7), Airlangga menyampaikan bahwa Huawei memiliki kemampuan kelas dunia dalam infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan (cloud computing), dan Kecerdasan Buatan (AI).
"Sementara itu, ByteDance adalah raksasa teknologi yang telah mengembangkan beberapa platform digital paling populer di dunia, termasuk TikTok, CapCut, Lark, Toutiao, dan Douyin," tambahnya.
Dalam pertemuannya dengan Huawei, ia menyebut perusahaan tersebut sebagai mitra strategis yang berpotensi mempercepat transformasi digital Indonesia.
Ia mengatakan pembahasan difokuskan pada empat bidang utama kerja sama, yaitu: investasi di infrastruktur AI dan komputasi awan, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber, percepatan digitalisasi layanan pemerintahan dan UMKM, serta penerapan solusi energi hijau di pusat data (data center).
Menurutnya, sebagai salah satu anggota pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia (WAICO), Indonesia berupaya memastikan kemajuan nyata dalam kerja sama teknologi.
"Huawei, dengan kemampuannya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi, dan komputasi awan, adalah mitra strategis yang vital dalam mendukung transformasi digital nasional kita," ujar Airlangga.
Dalam rilis pers yang diterima pada Sabtu (18/7), Airlangga menyampaikan bahwa Huawei memiliki kemampuan kelas dunia dalam infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan (cloud computing), dan Kecerdasan Buatan (AI).
"Sementara itu, ByteDance adalah raksasa teknologi yang telah mengembangkan beberapa platform digital paling populer di dunia, termasuk TikTok, CapCut, Lark, Toutiao, dan Douyin," tambahnya.
Dalam pertemuannya dengan Huawei, ia menyebut perusahaan tersebut sebagai mitra strategis yang berpotensi mempercepat transformasi digital Indonesia.
Ia mengatakan pembahasan difokuskan pada empat bidang utama kerja sama, yaitu: investasi di infrastruktur AI dan komputasi awan, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber, percepatan digitalisasi layanan pemerintahan dan UMKM, serta penerapan solusi energi hijau di pusat data (data center).
Menurutnya, sebagai salah satu anggota pendiri Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia (WAICO), Indonesia berupaya memastikan kemajuan nyata dalam kerja sama teknologi.
"Huawei, dengan kemampuannya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi, dan komputasi awan, adalah mitra strategis yang vital dalam mendukung transformasi digital nasional kita," ujar Airlangga.