LANGIT7.ID-Jakarta; Pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah (SME) BCA Syariah mencapai Rp1,1 triliun per Juli 2026, tumbuh 21,2 persen. Pertumbuhan tersebut berjalan beriringan dengan dukungan bank terhadap pengembangan UMKM dan kesiapan pelaku usaha menghadapi implementasi Wajib Halal pada Oktober 2026.
Pertumbuhan pembiayaan itu antara lain ditopang segmen perdagangan eceran dan besar yang memberikan kontribusi 21,7 persen dari total pembiayaan SME. BCA Syariah juga menyebut industri rumah tangga dan industri pengolahan turut mendukung perkembangan tersebut.
“Selain itu, perkembangan ini juga turut didukung oleh industri rumah tangga, serta industri pengolahan,” ujar Direktur BCA Syariah Ina Widjaja, dikutip Jumat (4/9/2026).
Di sisi lain, BCA Syariah bersama Istiqlal Halal Center (IHC) menyerahkan sertifikat halal kepada 49 pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan usaha sekaligus persiapan menghadapi penerapan Wajib Halal.
Menurut Ina, sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban bagi pelaku usaha. Sertifikat tersebut dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi UMKM karena berkaitan dengan kualitas produk dan kepercayaan konsumen.
“Sertifikat halal bagi UMKM dapat menjadi jaminan kualitas produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menjadi pintu pembuka keberkahan dalam usaha yang dijalankan,” kata Ina.
Pendampingan terhadap UMKM dalam program tersebut juga mencakup pelatihan pengelolaan keuangan. Pelatihan dirancang agar pelaku usaha dapat mencatat pemasukan dan pengeluaran harian dengan lebih rapi, memisahkan modal usaha dari kebutuhan rumah tangga, serta mengukur keuntungan secara lebih jelas.
Peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah produk perbankan BCA Syariah, termasuk QRIS serta kebutuhan tabungan dan investasi yang dapat mendukung pengembangan usaha.
“Sertifikasi halal, ilmu pengelolaan keuangan, dan pengetahuan tentang produk BCA Syariah merupakan langkah awal untuk meraih peluang menuju kesuksesan dan keberkahan dalam perjalanan usaha,” ujar Ina.
Kolaborasi dengan IHC tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan BCA Syariah terhadap ekosistem ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia,” kata Ina.
Ina mengatakan kolaborasi tersebut juga menjadi wujud pendampingan perjalanan finansial masyarakat sejak langkah pertama, termasuk bagi pengusaha UMKM.
Dukungan terhadap UMKM juga dijalankan BCA Syariah melalui program Peduli Sejahtera. Program tersebut mencakup berbagai kegiatan pengembangan UMKM, antara lain WEpreneur dan pembinaan UMKM mustahik bersama BAZNAS.
(lam)