Baru 1,5 Bulan Menjabat Kepala BGN, Nanik S Deyang Mendadak Mengundurkan Diri
Lusi mahgriefie
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:15 WIB
Baru 1,5 Bulan Menjabat Kepala BGN, Nanik S Deyang Mendadak Mengundurkan Diri
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini disampaikan Nanik melalui status di akun media sosial Facebook miliknya.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat," kata Nanik dalam status di akun Facebook-nya, dikutip Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, alasan berobat ke luar negeri bukan karena dia tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia melainkan untuk mencari second opinion terkait penyakit yang dideritanya.
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," kata Nanik.
Baca juga:Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Dadan Hindayana Dicopot
Nanik mengaku teah menyampaikan perihal pengunduran dirinya kepada Presiden Prabbowo.
"Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tambahnya.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat," kata Nanik dalam status di akun Facebook-nya, dikutip Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, alasan berobat ke luar negeri bukan karena dia tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia melainkan untuk mencari second opinion terkait penyakit yang dideritanya.
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," kata Nanik.
Baca juga:Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Dadan Hindayana Dicopot
Nanik mengaku teah menyampaikan perihal pengunduran dirinya kepada Presiden Prabbowo.
"Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tambahnya.