home wirausaha syariah

Jokowi Berharap Indonesia Bisa Produksi Biodiesel

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 21:35 WIB
Wilayah perkebunan kelapa sawit. (Foto: Langit7/iStock)
Presiden Joko Widodo (Jokowi), mendukung penguatan industri biodiesel sebagai pilihan yang sangat strategis di masa mendatang dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional serta menekan besarnya defisit neraca perdagangan akibat impor solar.

Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan pabrik biodiesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (21/10).

Baca juga:Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, Sektor Energi Belum Menggembirakan

"Artinya kalau kita sudah bisa memproduksi sendiri biodiesel di sini dijadikan campuran menjadi solar, impor kita juga akan turun drastis. Catatan saya di tahun 2020 menghemat devisa sebesar Rp38 triliun, diperkirakan di tahun 2021 akan menghemat devisa Rp56 triliun," kata Jokowi.

Dalam hal ini, Jokowi menegaskan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi kelapa sawit untuk dilakukan di Tanah Air mengingat potensinya yang sangat besar. Menurutnya, potensi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dimiliki Indonesia mencapai 52 juta ton per tahunnya.

"Ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hilirisasi, industrialisasi harus dilakukan dan harus kita paksa untuk dilakukan," jelasnya.

Baca juga:Dorong Transformasi Bisnis, PLN Pacu Inovasi Karyawan Lewat Ajang LIKE
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
joko widodo biodiesel hilirisasi industrialisasi kelapa sawit
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya