Polestar Gratiskan Ngecas di Mobil Selama 30 Menit
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 23:05 WIB
Mobil listrik Polestar 2. (Foto: Carscoops.com)
Perusahaan otomotif asal Amerika, Polestar, menggratiskan pengisian daya listrik bagi konsumen yang membeli produknya berupa mobil listrik Polestar 2. Pengisian daya listrik atau pengecasan diberikan selama 30 menit.
Menurut Kepala Polestar Amerika Utara, Gregor Hembrough, yang dikutip dari CarsCoops, Jumat (22/10), mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan manfaat baru bagi konsumennya. Penawaran ini diyakini bakal menghilangkan stres dan biaya dari pengisian Polestar 2.
Baca juga:Ratu Elizabeth II Kembali ke Windsor Setelah Diperiksa di Rumah Sakit
"Kami sangat senang mengumumkan penawaran ini untuk pemilik Polestar 2 saat ini dan di masa depan, merampingkan pengalaman kepemilikan EV bagi pelanggan kami," kata Gregor.
Ia menjelaskan bahwa program ini akan ditawarkan melalui Electrify America. Para pengguna Polestar 2 dapat mencari stasiun pengisian daya perusahaan melalui aplikasi miliknya.
Sementara itu, Presiden dan chief executive officer Electrify America, Giovanni Palazzo, menyebut pihaknya terus mendorong industri EV untuk lebih baik ke depannya. Ia pun percaya diri jika penawaran EV ini bakal diterima oleh calon pembeli.
Baca juga:Jepang Jadi Negara Paling Serius Tangani Obesitas
Menurut Kepala Polestar Amerika Utara, Gregor Hembrough, yang dikutip dari CarsCoops, Jumat (22/10), mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan manfaat baru bagi konsumennya. Penawaran ini diyakini bakal menghilangkan stres dan biaya dari pengisian Polestar 2.
Baca juga:Ratu Elizabeth II Kembali ke Windsor Setelah Diperiksa di Rumah Sakit
"Kami sangat senang mengumumkan penawaran ini untuk pemilik Polestar 2 saat ini dan di masa depan, merampingkan pengalaman kepemilikan EV bagi pelanggan kami," kata Gregor.
Ia menjelaskan bahwa program ini akan ditawarkan melalui Electrify America. Para pengguna Polestar 2 dapat mencari stasiun pengisian daya perusahaan melalui aplikasi miliknya.
Sementara itu, Presiden dan chief executive officer Electrify America, Giovanni Palazzo, menyebut pihaknya terus mendorong industri EV untuk lebih baik ke depannya. Ia pun percaya diri jika penawaran EV ini bakal diterima oleh calon pembeli.
Baca juga:Jepang Jadi Negara Paling Serius Tangani Obesitas