Cristiano Ronaldo Dapat Penilaian Jujur dari Ange Postecoglou Usai Pertemuan Pertama di Al-Nassr, Meski Kembali ke Latihan Tertunda
Sururi al faruq
Sabtu, 08 Agustus 2026 - 09:14 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Riyadh; Cristiano Ronaldo dan Ange Postecoglou telah bertemu di Al-Nassr, memberi klub Liga Pro Saudi itu gambaran tentang apa yang bisa menjadi salah satu kemitraan manajer-pemain paling menarik di sepak bola dunia. Pertemuan pertama mereka terjadi di momen yang tidak biasa, karena Ronaldo masih menikmati masa istirahat panjang setelah tugas internasionalnya, sementara Postecoglou mulai menyusun rencana untuk musim baru.
Manajer asal Australia itu tiba di Arab Saudi dengan banyak hal yang harus dibuktikan setelah mengambil alih Al-Nassr dengan kontrak dua tahun. Namun salah satu daya tarik terbesar dari pekerjaan ini jelas: kesempatan untuk melatih salah satu pencetak gol terhebat dalam sejarah sepak bola dan salah satu atlet paling dikenal di planet ini.
Penunjukan Postecoglou menandai perubahan besar bagi Al-Nassr setelah kepergian Jorge Jesus. Mantan manajer Celtic itu meninggalkan sepak bola Eropa untuk tantangan baru di Timur Tengah, di mana ekspektasi pasti akan tinggi mengingat ambisi klub dan kehadiran Ronaldo.
Di sisi lain, superstar asal Portugal yang berusia 41 tahun itu tetap menjadi pusat proyek Al-Nassr. Reputasi, rekor gol, dan pengalamannya di level tertinggi berarti bahwa setiap manajer yang mengambil alih klub pasti akan menghadapi pertanyaan tentang bagaimana ia merencanakan untuk memaksimalkan kontribusi Ronaldo.
Postecoglou sudah menegaskan bahwa Ronaldo akan memiliki peran sentral dalam rencananya. Penilaian publik pertama manajer terhadap pemenang Ballon d'Or lima kali itu juga memberikan indikasi awal betapa tingginya ia menghargai penyerang veteran tersebut.
Keterlambatan Kembalinya Ronaldo Tak Merisaukan Postecoglou
Ronaldo diberi waktu tambahan untuk beristirahat dari tim setelah membela Portugal di Piala Dunia 2026. Daripada terburu-buru mengembalikannya ke latihan, Postecoglou percaya bahwa masa istirahat yang panjang itu penting setelah musim yang melelahkan bagi pemain yang menghabiskan sebagian besar kariernya beroperasi di level fisik dan kompetitif yang luar biasa.
Manajer asal Australia itu tiba di Arab Saudi dengan banyak hal yang harus dibuktikan setelah mengambil alih Al-Nassr dengan kontrak dua tahun. Namun salah satu daya tarik terbesar dari pekerjaan ini jelas: kesempatan untuk melatih salah satu pencetak gol terhebat dalam sejarah sepak bola dan salah satu atlet paling dikenal di planet ini.
Penunjukan Postecoglou menandai perubahan besar bagi Al-Nassr setelah kepergian Jorge Jesus. Mantan manajer Celtic itu meninggalkan sepak bola Eropa untuk tantangan baru di Timur Tengah, di mana ekspektasi pasti akan tinggi mengingat ambisi klub dan kehadiran Ronaldo.
Di sisi lain, superstar asal Portugal yang berusia 41 tahun itu tetap menjadi pusat proyek Al-Nassr. Reputasi, rekor gol, dan pengalamannya di level tertinggi berarti bahwa setiap manajer yang mengambil alih klub pasti akan menghadapi pertanyaan tentang bagaimana ia merencanakan untuk memaksimalkan kontribusi Ronaldo.
Postecoglou sudah menegaskan bahwa Ronaldo akan memiliki peran sentral dalam rencananya. Penilaian publik pertama manajer terhadap pemenang Ballon d'Or lima kali itu juga memberikan indikasi awal betapa tingginya ia menghargai penyerang veteran tersebut.
Keterlambatan Kembalinya Ronaldo Tak Merisaukan Postecoglou
Ronaldo diberi waktu tambahan untuk beristirahat dari tim setelah membela Portugal di Piala Dunia 2026. Daripada terburu-buru mengembalikannya ke latihan, Postecoglou percaya bahwa masa istirahat yang panjang itu penting setelah musim yang melelahkan bagi pemain yang menghabiskan sebagian besar kariernya beroperasi di level fisik dan kompetitif yang luar biasa.