MEKSI dan PDB Syariah Didorong Jadi Penguat Ekonomi Syariah Indonesia, Ada Target Besar
Tim langit 7
Jum'at, 14 Agustus 2026 - 09:53 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Dorongan memperkuat ekonomi syariah Indonesia kini diarahkan pada dua instrumen penting, yakni pengesahan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) dan pengembangan Produk Domestik Bruto (PDB) Syariah.
Keduanya dinilai dapat memberikan fondasi yang lebih kuat bagi tata kelola ekonomi syariah sekaligus memperjelas seberapa besar kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sholahudin Al Aiyub mengatakan ekonomi syariah telah masuk dalam RPJPN 2025-2045, RPJMN, dan Asta Cita.
Menurutnya, posisi tersebut perlu diikuti dengan penguatan instrumen kebijakan. MEKSI, kata Sholahudin, perlu memiliki dasar hukum yang kuat.
Sementara itu, PDB Syariah dibutuhkan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional.
Pentingnya kedua instrumen tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Webinar Diseminasi Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia Triwulan II/2026.
Para pembicara menilai pengesahan MEKSI dan pengembangan PDB Syariah juga dapat membantu menyatukan kebijakan yang berjalan di berbagai kementerian dan lembaga.
Keduanya dinilai dapat memberikan fondasi yang lebih kuat bagi tata kelola ekonomi syariah sekaligus memperjelas seberapa besar kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sholahudin Al Aiyub mengatakan ekonomi syariah telah masuk dalam RPJPN 2025-2045, RPJMN, dan Asta Cita.
Menurutnya, posisi tersebut perlu diikuti dengan penguatan instrumen kebijakan. MEKSI, kata Sholahudin, perlu memiliki dasar hukum yang kuat.
Sementara itu, PDB Syariah dibutuhkan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional.
Pentingnya kedua instrumen tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Webinar Diseminasi Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia Triwulan II/2026.
Para pembicara menilai pengesahan MEKSI dan pengembangan PDB Syariah juga dapat membantu menyatukan kebijakan yang berjalan di berbagai kementerian dan lembaga.