home sports

Jessica Pegula Kalahkan Iga Swiatek dan Melaju ke Final Cincinnati Open

Ahad, 23 Agustus 2026 - 06:38 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Ohio; Untuk kedua kalinya dalam tiga tahun, Jessica Pegula akan bertarung memperebutkan Piala Rookwood.

Pegula, pemain peringkat ke-3 WTA, mengalahkan juara bertahan Iga Swiatek dengan skor 7-5, 4-6, 6-4 dalam semifinal Cincinnati Open 2026 pada Sabtu, 21 Agustus. Petenis Amerika ini juga menghentikan rekor 10 kemenangan beruntun Swiatek yang dimulai sejak National Bank Open.

Dalam pertandingan antara dua pengembali bola terbaik di WTA, terjadi 13 kali break sepanjang pertarungan selama 2 jam 47 menit. Set-set ditentukan oleh siapa yang tampil lebih baik di momen-momen krusial, dan itu adalah Pegula di set pertama dan ketiga. Keberuntungan juga berpihak padanya karena banyak pukulan down the line yang masuk, sementara sebaliknya terjadi pada Swiatek.

Pegula mematahkan servis Swiatek lebih dulu. Swiatek langsung merespons dengan mematahkan servis Pegula, namun justru kehilangan game berikutnya untuk Pegula—yang sempat terganggu oleh gerimis. Dua break berselang, Pegula berhasil memenangkan hold servis pertama di kedudukan 4-2, sebelum Swiatek akhirnya mempertahankan servisnya di game berikutnya.

Swiatek kembali mematahkan servis Pegula di kedudukan 4-4, tetapi gagal memanfaatkan peluang untuk merebut set. Sebaliknya, Pegula memenangkan tiga game beruntun, memanfaatkan Swiatek yang terburu-buru dalam melakukan pukulan, untuk unggul 7-5. Pada set point, Swiatek memasukkan bola voli yang terbuka lebar ke jaring.

Game kelima di set kedua menjadi game pertama yang tidak berjalan hingga deuce (Swiatek memenangkan hold 40-0 untuk unggul 3-2), namun kedua pemain berhasil saling memaksa melakukan kesalahan sehingga tidak terjadi break. Swiatek mematahkan servis lebih dulu untuk unggul 4-2, tetapi kehilangan ritme dan kalah di game berikutnya. Meskipun sempat goyah dalam dua game selanjutnya, Swiatek tetap mematahkan servis Pegula untuk kedua kalinya dan memenangkan set kedua 6-4, memaksa pertandingan berlanjut ke set ketiga.

Swiatek unggul 3-1 di set penentu: ia mulai mendominasi dengan first serve, dan Pegula memberinya dua double fault di game keempat. Momentum itu langsung hilang di game berikutnya, ketika Swiatek kembali melakukan kesalahan servis dan jatuh di lapangan saat break point.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya