LANGIT7.ID-Spanyol; Barcelona dan Hansi Flick telah menikmati perjalanan istimewa selama dua musim terakhir, meraih lima trofi, termasuk gelar La Liga secara berturut-turut.
Malam Minggu nanti, klub memulai musim ketiga mereka di bawah asuhan pelatih asal Jerman itu dengan bertandang ke markas Elche dalam laga La Liga.
Kegembiraan menjelang pertandingan pertama musim baru ini sangat terasa, terlebih lagi setelah mereka mendatangkan beberapa nama terbaik di sepak bola dunia pada bursa transfer musim panas ini.
Sebagian besar pemain masih belum siap tampil dari awal karena baru kembali dari liburan, namun Hansi Flick memiliki kedalaman skuad yang lebih dari cukup untuk memulai dengan kemenangan.
Barça Universal menghadirkan tiga poin penting menjelang laga Elche vs Barcelona.
Sambut Sang Juara Bertahan"Kita harus menghargai liga ini [dan] delapan gelar dalam 11 tahun. Mungkin sekarang kita tidak menghargainya, tapi seiring waktu kita akan menyadari betapa sulitnya melakukan ini."
Itulah ucapan kapten Barcelona, Lionel Messi, menjelang musim 2019-20, saat para penggemar mulai memusatkan kesuksesan tim semata-mata pada Liga Champions dan meremehkan dominasi domestik tim.
Seperti yang diprediksinya, klub segera menghadapi masa sulit yang tak terduga. Dari musim 2019-20, tim hanya memenangkan La Liga sekali dalam lima tahun, dan kesulitan mempertahankan dominasi domestik kembali disadari oleh para penggemar.
Kedatangan Flick sekali lagi mengembalikan rasa dominasi domestik yang sama, karena Barcelona telah memenangkan liga secara berturut-turut dalam dua musim terakhir.
Namun, di balik kesuksesan itu, muncul pula rasa angkuh dan membuat penggemar lupa betapa sulitnya memenangkan La Liga. Saat tim turun sebagai juara bertahan yang mengejar gelar ketiga secara beruntun, sangat penting untuk mengingat kembali kata-kata terkenal Messi.
Real Madrid telah memperkuat diri secara signifikan menjelang musim baru, dan jelas bahwa mereka menganggap gelar liga musim ini sebagai harga mati.
Barcelona harus menyamakan rasa lapar itu sepanjang musim, tanpa memedulikan fakta bahwa mereka telah unggul atas Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir.
Besok, babak baru itu dimulai, dan harus dimulai dengan rasa rendah hati yang selalu dijaga Flick dalam skuadnya.
Perpanjangan PramusimBarcelona memiliki kontingen terbanyak di tim nasional Spanyol pada Piala Dunia baru-baru ini. Dengan Spanyol yang melaju hingga akhir, sejumlah besar pemain inti baru kembali berlatih seminggu lalu.
Karena baru menyelesaikan liburan dan kembali berlatih, jelas bahwa banyak nama mungkin belum siap untuk langsung masuk dalam starting line-up di pertandingan pertama.
Dalam hal ini, tidak akan mengejutkan jika Flick mengambil pendekatan hati-hati untuk laga besok dengan menempatkan nama-nama besar di bangku cadangan dan lebih memilih mempercayai pemain yang tampil gemilang di pramusim dan lebih siap secara fisik.
Pau Cubarsi benar-benar diistirahatkan dalam Trofi Joan Gamper, kemungkinan karena tim membutuhkannya sejak pertandingan pertama, dan ia mungkin menjadi pengecualian dari perkiraan umum tersebut.
Lamine Yamal, yang kembali dalam kondisi bugar dan siap, mungkin juga akan tampil dari awal. Sementara itu, Pedri, Gavi, Dani Olmo, dan bahkan Rodri, kemungkinan besar akan memulai dari bangku cadangan dengan peran terbatas.
Sebagai gantinya, pelatih bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan menit bermain kepada Xavi Espart, Marc Bernal, Hamza Abdelkarim, Karim Adeyemi, dan pemain lain yang tampil menonjol selama sebulan terakhir.
Bagaimana Rencana Flick untuk Posisi No. 9?Saat ini, skuad Barcelona sudah lengkap kecuali untuk posisi penyerang tengah (nomor 9) dan bek tengah baru. Dari keduanya, posisi penyerang tengah adalah masalah yang lebih besar bagi sang pelatih.
Dengan Robert Lewandowski dan Ferran Torres yang sudah tidak lagi di klub dan pengganti yang belum didatangkan, Flick harus menemukan solusi kreatif untuk masalah nomor 9 dalam laga melawan Elche, Minggu malam nanti.
Selama pramusim, pelatih telah mencoba menempatkan Raphinha sebagai penyerang tengah dengan Adeyemi dan Gordon di sisi sayap. Mengingat Yamal juga tersedia dan ada cukup opsi di sayap, Flick mungkin akan kembali mencoba Raphinha sebagai striker.
Namun, ada opsi lain yang sangat menarik, yaitu Hamza Abdelkarim – pemain terbaik Barcelona selama pramusim yang telah menunjukkan naluri khusus di depan gawang.
Remaja ini tidak diragukan lagi sangat berbakat dan telah membuat argumen kuat untuk menjadi penyerang tengah Barcelona jika rekrutan baru tidak bisa didatangkan. Laga besok bisa menjadi ujian untuk melihat bagaimana pemain ini tampil di bawah tekanan.
Opsi ketiga adalah menempatkan Anthony Gordon sebagai penyerang tengah, atau Dani Olmo dan Fermin Lopez sebagai false nine. Namun, sesi latihan Flick sejauh ini tidak mengindikasikan hal itu sebagai kemungkinan yang realistis.
Yang jelas, semua mata akan tertuju pada taktik apa yang akan diterapkan Flick untuk menutupi kekosongan posisi penyerang tengah dan bagaimana hal itu memengaruhi efektivitas Barcelona di depan gawang.(*/saf/barcauniversal)
(lam)