Muktamar NU ke 35 Meriah, Banyak Pejabat Hadir dan Isu Hangat Tetap Perebutan Ketum PBNU
Sururi al faruq
Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:21 WIB
(Dok: Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jombang; Muktamar NU ke 35 yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur benar benar meriah. Muktamar yang dibuka oleh Presiden Prabowo ini juga dihadiri banyak pejabat dari lembaga negara, kementerian, lembaga keuangan, tokoh masyarakat. Dari lembaga negara tampak Ketua MPR Ahmad Nuzani, dari kementerian ada Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR Nusron Wahid, Menteri Agama Prof Nazaruddin Umar, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsudin.
Ada juga mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi dan beberapa tokoh lainnya. Muktamar yang dihadiri lebih 3000 peserta dan ratusan ribu penggembira ini benar benar bikin Jombang padat.
Isu utama yang tetap menghangat adalah perebutan posisi Ketua Umum PBNU. Ada beberapa nama yang mencuat: Gus Abdul Hakim Mahfud (disebut paket istana) Gus Yahya Staquf( disebut paket Jokowi), Gus Imam Jazuli ( disebut paket Pesantren) dan Gus Yusuf Khudori ( disebut paket PKB). Sebenarnya ada satu lagi Menteri Agama Prof Nazaruddin Umar, namun yang bersangkutan memilih mundur dan tanpa diketahui alasannya.
Hanya siapa yang bakal tampil sebagai Ketum PBNU yang baru tampaknya masih belum jelas karena masing masing calon mengklaim paling kuat dan didukung peserta muktamar.(*/saf)
Ada juga mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi dan beberapa tokoh lainnya. Muktamar yang dihadiri lebih 3000 peserta dan ratusan ribu penggembira ini benar benar bikin Jombang padat.
Isu utama yang tetap menghangat adalah perebutan posisi Ketua Umum PBNU. Ada beberapa nama yang mencuat: Gus Abdul Hakim Mahfud (disebut paket istana) Gus Yahya Staquf( disebut paket Jokowi), Gus Imam Jazuli ( disebut paket Pesantren) dan Gus Yusuf Khudori ( disebut paket PKB). Sebenarnya ada satu lagi Menteri Agama Prof Nazaruddin Umar, namun yang bersangkutan memilih mundur dan tanpa diketahui alasannya.
Hanya siapa yang bakal tampil sebagai Ketum PBNU yang baru tampaknya masih belum jelas karena masing masing calon mengklaim paling kuat dan didukung peserta muktamar.(*/saf)
(lam)