Karhutla Meluas di Pegunungan Jawa Timur, Jalur Pendakian Semeru dan Kawah Ijen Ditutup Total
Ahmad zuhdi
Jum'at, 04 September 2026 - 18:15 WIB
Kondisi kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Ungup-Ungup, Kabupaten Banyuwangi-Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (4/9).
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan meluas dan melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Jumat (4/9/2026).
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), titik api terpantau membakar area Gunung Semeru di Lumajang dan Malang, Gunung Wilis di Nganjuk dan Kediri, Gunung Ungup-Ungup di Banyuwangi dan Bondowoso, Gunung Arjuno Welirang di Pasuruan, serta Bukit Sariwani di Probolinggo. Tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni, Perhutani, dan sukarelawan terus diupayakan untuk menembus lokasi titik api guna melakukan pemadaman.
Di kawasan Gunung Semeru, luas area yang terbakar diperkirakan telah mencapai 1.888,91 hektare sejak pertama kali terdeteksi pada 26 Agustus lalu. Operasi pemadaman udara (water bombing) menggunakan helikopter PK-DAP milik Pemprov Jatim saat ini terpaksa dihentikan sementara akibat kendala teknis pada sistem kelistrikan dan perbaikan fasilitas bucket.
Alhasil, tim gabungan mengandalkan metode pemadaman manual serta pembuatan sekat bakar untuk menahan laju perambatan api. Sementara itu, kebakaran di Gunung Ungup-Ungup yang meluas hingga kawasan Bondowoso berdampak pada penutupan akses wisata.
Guna mengantisipasi risiko keselamatan pengunjung, pihak pengelola resmi menutup sementara kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen mulai Jumat ini, menyusul penutupan jalur pendakian Gunung Semeru yang telah diberlakukan sebelumnya. Medan terjal, berjurang, serta angin kencang menjadi tantangan utama yang dihadapi personel di lapangan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun permukiman warga yang terdampak langsung oleh kobaran api. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi seluruh instruksi keselamatan dari petugas.
“Kebakaran hutan dan lahan saat ini melanda beberapa kawasan pegunungan di Jawa Timur, seperti Gunung Semeru, Wilis, Ungup-Ungup, Arjuno Welirang, hingga Bukit Sariwani. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pemadaman darat dan pembuatan sekat bakar, meskipun harus berhadapan dengan kendala medan tebing yang terjal dan angin kencang,” ujar Berton dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), titik api terpantau membakar area Gunung Semeru di Lumajang dan Malang, Gunung Wilis di Nganjuk dan Kediri, Gunung Ungup-Ungup di Banyuwangi dan Bondowoso, Gunung Arjuno Welirang di Pasuruan, serta Bukit Sariwani di Probolinggo. Tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni, Perhutani, dan sukarelawan terus diupayakan untuk menembus lokasi titik api guna melakukan pemadaman.
Di kawasan Gunung Semeru, luas area yang terbakar diperkirakan telah mencapai 1.888,91 hektare sejak pertama kali terdeteksi pada 26 Agustus lalu. Operasi pemadaman udara (water bombing) menggunakan helikopter PK-DAP milik Pemprov Jatim saat ini terpaksa dihentikan sementara akibat kendala teknis pada sistem kelistrikan dan perbaikan fasilitas bucket.
Alhasil, tim gabungan mengandalkan metode pemadaman manual serta pembuatan sekat bakar untuk menahan laju perambatan api. Sementara itu, kebakaran di Gunung Ungup-Ungup yang meluas hingga kawasan Bondowoso berdampak pada penutupan akses wisata.
Guna mengantisipasi risiko keselamatan pengunjung, pihak pengelola resmi menutup sementara kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen mulai Jumat ini, menyusul penutupan jalur pendakian Gunung Semeru yang telah diberlakukan sebelumnya. Medan terjal, berjurang, serta angin kencang menjadi tantangan utama yang dihadapi personel di lapangan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun permukiman warga yang terdampak langsung oleh kobaran api. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi seluruh instruksi keselamatan dari petugas.
“Kebakaran hutan dan lahan saat ini melanda beberapa kawasan pegunungan di Jawa Timur, seperti Gunung Semeru, Wilis, Ungup-Ungup, Arjuno Welirang, hingga Bukit Sariwani. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pemadaman darat dan pembuatan sekat bakar, meskipun harus berhadapan dengan kendala medan tebing yang terjal dan angin kencang,” ujar Berton dalam keterangan tertulisnya, Jumat.