home global news

Ustaz Jeje Zaenudin Dorong Pemuda Persis Kuasai Teknologi dan AI

Ahad, 13 September 2026 - 07:36 WIB
Ustaz Jeje Zaenudin Dorong Pemuda Persis Kuasai Teknologi dan AI
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Jeje Zaenudin, menyampaikan amanat penting dalam pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Musykernas) I Pimpinan Pusat Pemuda Persis. Mengusung tema "Transformasi Gerakan, Membangun Episentrum Peradaban. Ia menegaskan bahwa visi besar ini tidak boleh berhenti sekadar sebagai slogan manis di atas kertas.

"Tema tersebut harus ditransformasikan menjadi arah gerakan nyata, paradigma berpikir yang progresif, serta komitmen kerja yang terukur bagi seluruh elemen Pemuda Persis," kata Ustaz Jeje di Bandung akhir pekan ini.

Ia melanjutkan bahwa landasan utama dari sebuah pergerakan Islam yang tangguh berakar pada kerapian organisasi atau ṣhaffan. Mengutip surat Ash-Shaff ayat 4, Ustaz Jeje menekankan bahwa niat baik, semangat tinggi, dan keilmuan saja tidak cukup tanpa disokong oleh manajemen jam'iyyah yang terstruktur kokoh.

"Pemuda Persis diimbau untuk tidak sekadar menjadi sekumpulan orang-orang baik, melainkan sebuah wadah terorganisir yang dikelola secara profesional demi memancarkan kemaslahatan yang jauh lebih besar bagi umat dan bangsa," katanya.

Lebih lanjut, Ustaz Jeje mendorong pergeseran budaya kerja organisasi dari rutinitas biasa menuju prinsip itqān. Melalui landasan hadis Nabi, itqān dimaknai sebagai kerja yang serius, tertib, disiplin, dan berorientasi pada hasil yang berdampak luas (impact-oriented). Musykernas I ini diproyeksikan untuk memangkas program-program formalitas yang minim efektivitas, serta menggantinya dengan kerja-kerja strategis yang memiliki tujuan jelas, indikator terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Dalam mengartikan transformasi, Ketua Umum PP Persis menegaskan pentingnya memegang teguh kaidah ath-thabātu 'alal mabādi' wat-tajaddudu fil wasā'il—yakni kokoh dalam prinsip dan akidah, namun adaptif serta inovatif dalam metode pergerakan. Kader Pemuda Persis dituntut untuk berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, tetapi di saat yang sama wajib berada di garis depan dalam merespons tantangan zaman.

"Penguasaan atas perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), ekonomi digital, big data, hingga peta geopolitik global menjadi syarat mutlak agar dakwah tidak tertinggal oleh zaman," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya