Arab Saudi Kecam Aksi Ben-Gvir dan Pemukim Israel Masuk Masjid Al-Aqsa
Esti setiyowati
Selasa, 22 September 2026 - 17:42 WIB
Arab Saudi Kecam Keras Ben-Gvir dan Pemukim Israel Masuk Masjid Al-Aqsa. Foto: Ist
Arab Saudi mengecam keras tindakan pejabat Israel dan sekelompok pemukim ekstremis yang memasuki halaman kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan kecaman tersebut pada Ahad (20/9/2026). Saudi menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan sekaligus tindakan provokatif terhadap umat Islam di seluruh dunia.
Baca juga:Arab Saudi Dikabarkan Kejar Gencatan Senjata Dua Pekan dan Minta Perundingan Langsung dengan Houthi
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan kembali penolakannya terhadap berbagai tindakan provokatif, hasutan, serta kekerasan yang dilakukan pejabat Israel terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci di wilayah Palestina yang diduduki.
"Arab Saudi menegaskan kembali penolakannya secara tegas terhadap praktik-praktik provokatif serta tindakan ilegal dan ekstrem berupa hasutan dan kekerasan yang dilakukan pejabat pendudukan Israel terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci di Palestina yang diduduki," demikian pernyataan kementerian tersebut.
Saudi juga mendesak masyarakat internasional untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan segera menghentikan tindakan-tindakan serupa.
Pemerintah Saudi menyebut aksi itu bertentangan dengan hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Karena itu, masyarakat internasional dinilai perlu mengambil langkah untuk mencegah berlanjutnya serangan terhadap warga Palestina maupun tempat-tempat suci.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan kecaman tersebut pada Ahad (20/9/2026). Saudi menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan sekaligus tindakan provokatif terhadap umat Islam di seluruh dunia.
Baca juga:Arab Saudi Dikabarkan Kejar Gencatan Senjata Dua Pekan dan Minta Perundingan Langsung dengan Houthi
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan kembali penolakannya terhadap berbagai tindakan provokatif, hasutan, serta kekerasan yang dilakukan pejabat Israel terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci di wilayah Palestina yang diduduki.
"Arab Saudi menegaskan kembali penolakannya secara tegas terhadap praktik-praktik provokatif serta tindakan ilegal dan ekstrem berupa hasutan dan kekerasan yang dilakukan pejabat pendudukan Israel terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci di Palestina yang diduduki," demikian pernyataan kementerian tersebut.
Saudi juga mendesak masyarakat internasional untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan segera menghentikan tindakan-tindakan serupa.
Pemerintah Saudi menyebut aksi itu bertentangan dengan hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Karena itu, masyarakat internasional dinilai perlu mengambil langkah untuk mencegah berlanjutnya serangan terhadap warga Palestina maupun tempat-tempat suci.