Mengenal Menlu Baru Arrmanatha Nasir dan Karier Diplomasinya yang Moncer
Lusi mahgriefie
Jum'at, 02 Oktober 2026 - 12:11 WIB
Mengenal Menlu Baru Arrmanatha Nasir dan Karier Diplomasinya yang Moncer
Arrmanatha Christiawan Nasir merupakan Menteri Luar Negeri (Menlu) yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto, menggantikan menlu sebelumnya, Sugiono. Bagaimana rekam jejak dan karier diplomasi Arrmanatha sebelumnya? Simak di sini.
Dunia diplomasi bukanlah hal baru bagi pria yang akrab disapa Tata. Kariernya di Kementerian Luar Negeri berlangsung lebih dari satu dekade, dengan pengalaman luas di bidang diplomasi multilateral, ekonomi dan perdagangan internasional, serta komunikasi publik.
Sebelum akhirnya menjabat sebagai Menlu, Arrmanatha yang merupakan diplomat karier Indonesia itu menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sejak 21 Oktober 2024.
Arrmanatha pernah ditugaskan di Jenewa pada 2001-2004 sebagai Sekretaris Kedua sekaligus negosiator untuk Perutusan Tetap RI di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan organisasi internasional lainnya.
Baca juga:Tak Lagi Menjabat Menlu, Sugiono Dilantik sebagai Menko PMK Gantikan Pratikno
Kemudian pada 2004-2008, ia menjabat Kepala Subdirektorat Pertanian di Direktorat Perdagangan, Industri, dan Hak Kekayaan Intelektual.
Lanjut 2008-2012, Arrmanatha bertugas di Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York dengan tugas menangani isu ekonomi dan pembangunan di Komite Kedua (Ekonomi dan Keuangan) Majelis Umum serta Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC). Tak hanya itu, ia juga menjadi negosiator bagi kelompok negara berkembang "Group of 77" dan China dalam sejumlah resolusi.
Dunia diplomasi bukanlah hal baru bagi pria yang akrab disapa Tata. Kariernya di Kementerian Luar Negeri berlangsung lebih dari satu dekade, dengan pengalaman luas di bidang diplomasi multilateral, ekonomi dan perdagangan internasional, serta komunikasi publik.
Sebelum akhirnya menjabat sebagai Menlu, Arrmanatha yang merupakan diplomat karier Indonesia itu menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sejak 21 Oktober 2024.
Arrmanatha pernah ditugaskan di Jenewa pada 2001-2004 sebagai Sekretaris Kedua sekaligus negosiator untuk Perutusan Tetap RI di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan organisasi internasional lainnya.
Baca juga:Tak Lagi Menjabat Menlu, Sugiono Dilantik sebagai Menko PMK Gantikan Pratikno
Kemudian pada 2004-2008, ia menjabat Kepala Subdirektorat Pertanian di Direktorat Perdagangan, Industri, dan Hak Kekayaan Intelektual.
Lanjut 2008-2012, Arrmanatha bertugas di Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York dengan tugas menangani isu ekonomi dan pembangunan di Komite Kedua (Ekonomi dan Keuangan) Majelis Umum serta Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC). Tak hanya itu, ia juga menjadi negosiator bagi kelompok negara berkembang "Group of 77" dan China dalam sejumlah resolusi.