LPEU MUI Siapkan E-Commerce Perkuat Ekosistem Bisnis UMKM
Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah menyiapkan platform e-commerce khusus sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Platform digital ini dirancang tidak sekadar menjadi wadah pemasaran produk, tetapi juga mempermudah penyediaan bahan baku secara terjangkau, menyediakan pembinaan, serta memfasilitasi pemantauan perkembangan para pelaku UMKM binaan.
Wakil Ketua Bidang UMKM dan Koperasi LPEU MUI, Delmienta Muchtar, menjelaskan bahwa peluncuran platform ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program pembinaan berjenjang yang telah dilakukan LPEU MUI, yang meliputi kurasi produk, kurasi pembiayaan, hingga pelatihan pengemasan (packaging). Pernyataan tersebut disampaikan seusai kegiatan Pelatihan Teknis Platform E-Commerce LPEU MUI bagi UMKM Indonesia yang digelar di Aula Buya Hamka, Kantor Pusat MUI, dikutip laman MUI, Jumat (2/10/2026).
“Tahapan pertama adalah kemarin kurasi produk, kemudian kurasi pembiayaan, dan kemarin packaging. Hari ini termasuk digitalisasinya, tapi dalam sosialisasi,” ujar Delmienta.
Pelatihan teknis ini diselenggarakan sebagai tahap persiapan agar para pelaku usaha dapat mendaftarkan produk mereka sebelum platform e-commerce resmi diluncurkan pada Oktober 2026. Pada saat peluncuran, LPEU MUI menargetkan dapat merangkul sekitar 1.000 UMKM yang produknya telah mengantongi sertifikat halal, khususnya pada kategori makanan dan minuman, busana Muslim (fashion), serta kerajinan tangan (handicraft).
“Kita berharap ada seribu UMKM yang kita launching, yang sudah memiliki sertifikat halal untuk produk makanan dan minuman, dan juga fashion, kemudian handicraft,” jelasnya.
Baca Juga:BTN Perkuat Kolaborasi di SIAP Impact Forum 2026, Dorong Kesiapan Generasi Muda