home global news

500 Lebih Sekolah di Prancis Ditutup Menyusul Rencana Demo Siswa dan Guru

Senin, 05 Oktober 2026 - 10:21 WIB
Aksi protes para pejalar di Prancis. Sumber: i Newspaper
Prancis berencana menutup hingga 500 sekolah, baik secara penuh maupun sebagian, pada hari Senin (5/10/2026) di tengah serangkaian protes siswa yang kian menjurus pada kekerasan.

Menteri Pendidikan menyatakan bahwa 24 sekolah telah dibakar atau dijarah dan setidaknya 170 siswa dan 78 tenaga kependidikan telah terluka sejak unjuk rasa siswa pertama kali meletus di wilayah Paris pada pertengahan September.

Kementerian Pendidikan Nasional melaporkan bahwa setidaknya 400 dari 3.700 sekolah menengah di Prancis ditutup pada hari Jumat (2/10), sementara 560 sekolah lainnya menghadapi aksi protes atau gangguan.

Menurutnya, jumlah sekolah yang terdampak pada hari ini, diperkirakan akan setara dengan angka pada hari Jumat.

"Kegiatan belajar-mengajar akan dihentikan sepenuhnya atau sebagian di 400 hingga 500 sekolah karena persyaratan keamanan "belum terpenuhi," ujar Menteri Pendidikan Édouard Geffray pada Minggu (4/10) dilansir The Guardian, Senin (5/10/2026).

Baca juga: Presiden Prancis Macron akan Menjamu Putra Mahkota Saudi MBS di Paris untuk Pembicaraan Strategis

Jumlah penutupan sekolah pada hari Senin akan setara dengan hari Jumat, namun pemerintah memperkirakan akan terjadi "pemulihan kegiatan belajar secara bertahap dan sebagian", tambah Geffray.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya