home global news

Pesan Ketua Umum PP Persis di Hari Jadi TNI: Bersatu Kawal NKRI

Senin, 05 Oktober 2026 - 15:11 WIB
Pesan Ketua Umum PP Persis di Hari Jadi TNI: Bersatu Kawal NKRI. Foto: Dok Pribadi.

Momentum peringatan Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi ajang penegasan kembali pentingnya sinergi antara prajurit dan seluruh elemen bangsa. Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi prajurit TNI dalam mengawal kedaulatan serta menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketum PP Persis menegaskan bahwa rekam jejak perjuangan bangsa telah membuktikan betapa kokohnya pertahanan negara ketika tentara dan rakyat berjalan berdampingan secara harmonis. Ketua Umum PP Persis, Ustaz Jeje Zaenudin menyampaikan pandangannya mengenai esensi keberadaan TNI yang tidak pernah lepas dari akar sejarah perjuangan masyarakat Indonesia.

"TNI lahir dari rahim perjuangan rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan berdiri di garis terdepan menjaga kehormatan bangsa serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah telah membuktikan: ketika TNI dan rakyat bersatu, tidak ada kekuatan yang mudah menggoyahkan Indonesia," ujar Ustaz Jeje Zaenudin dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, keunggulan sebuah angkatan perang tidak hanya diukur dari kecanggihan alutsista semata, melainkan dari nilai-nilai kejuangan dan kemanunggalan yang terpatri dalam jiwa setiap prajurit. Di tengah dinamika geopolitik global dan tantangan pertahanan yang semakin kompleks, Indonesia dinilai memerlukan tentara yang berintegritas tinggi sekaligus dekat di hati masyarakat.

Baca Juga:Tradisi Kepemimpinan di Muhammadiyah: Musyawarah dan Rasional, Tanpa Kasta

"Kekuatan TNI bukan hanya terletak pada kecanggihan persenjataan dan profesionalisme prajurit, tetapi juga pada jiwa juang, disiplin, integritas, keberanian, serta kemanunggalannya dengan rakyat. Di tengah perubahan geopolitik dunia dan berbagai ancaman terhadap kedaulatan bangsa, Indonesia membutuhkan TNI yang semakin kuat, profesional, modern, berintegritas, dan dicintai rakyat," tuturnya.

Dari kacamata keagamaan dan kebangsaan, Persis memandang tugas menjaga keutuhan wilayah negara sebagai bentuk amanah suci yang mencakup perlindungan terhadap agama, jiwa, hingga masa depan generasi penerus. Oleh karena itu, institusi militer diharapkan terus konsisten menjalankan fungsinya sebagai pelindung benteng kedaulatan dan pemersatu keberagaman bangsa.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya