KH Marzuqi Mustamar Batal Umrah gegara Dilarang Masuk Arab Saudi
Esti setiyowati
Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:11 WIB
KH Marzuqi Mustamar Batal Umrah gegara Dilarang Masuk Arab Saudi. Foto: UNESA
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, KH Marzuqi Mustamar, mengungkapkan dirinya batal menunaikan ibadah umrah setelah mendapat pemberitahuan tidak diizinkan memasuki wilayah Arab Saudi.
Kabar tersebut disampaikan Kiai Marzuqi melalui sebuah ceramah yang videonya beredar di media sosial pada Ahad (11/10/2026). Dalam rekaman itu, mantan Ketua PWNU Jawa Timur tersebut menceritakan bahwa dirinya sudah bersiap naik pesawat sebelum menerima informasi mengenai larangan masuk ke Arab Saudi.
Baca juga: Batal Umrah, Selmadena Menantu Amien Rais: Ternyata Lebih Nyesek di Hari H Keberangkatan
“Saya nggak jadi umrah bersama Paklek Buk, karena sudah akan naik pesawat, tahu-tahu dipanggil, 'Nggak boleh masuk Saudi'. Yang membuat pernyataan nggak boleh masuk ya Saudi sendiri,” kata KH Marzuqi, dikutip Selasa (12/10/2026).
Ia menjelaskan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Riyadh telah berupaya menjalin komunikasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk menindaklanjuti persoalan tersebut namun belum membuahkan hasil.
Kiai Marzuqi menyebut pihak KJRI Riyadh telah beberapa kali melakukan lobi kepada otoritas keamanan Saudi yang disebutnya sebagai PSS.
“Kemudian KJRI Riyadh beberapa kali melobi pihak otoritas Saudi yang bagian security, PSS namanya, sampai dapat WA belum diizinkan,” ujarnya.
Kabar tersebut disampaikan Kiai Marzuqi melalui sebuah ceramah yang videonya beredar di media sosial pada Ahad (11/10/2026). Dalam rekaman itu, mantan Ketua PWNU Jawa Timur tersebut menceritakan bahwa dirinya sudah bersiap naik pesawat sebelum menerima informasi mengenai larangan masuk ke Arab Saudi.
Baca juga: Batal Umrah, Selmadena Menantu Amien Rais: Ternyata Lebih Nyesek di Hari H Keberangkatan
“Saya nggak jadi umrah bersama Paklek Buk, karena sudah akan naik pesawat, tahu-tahu dipanggil, 'Nggak boleh masuk Saudi'. Yang membuat pernyataan nggak boleh masuk ya Saudi sendiri,” kata KH Marzuqi, dikutip Selasa (12/10/2026).
Ia menjelaskan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Riyadh telah berupaya menjalin komunikasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk menindaklanjuti persoalan tersebut namun belum membuahkan hasil.
Kiai Marzuqi menyebut pihak KJRI Riyadh telah beberapa kali melakukan lobi kepada otoritas keamanan Saudi yang disebutnya sebagai PSS.
“Kemudian KJRI Riyadh beberapa kali melobi pihak otoritas Saudi yang bagian security, PSS namanya, sampai dapat WA belum diizinkan,” ujarnya.