home global news

Kemenbud dan Cita Tenun Indonesia Siapkan Pengusulan Tenun Indonesia ke UNESCO

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:05 WIB
Kementerian Kebudayaan dan Cita Tenun Indonesia menyiapkan strategi pengusulan tenun Nusantara ke UNESCO.
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan RI berkolaborasi dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) mendorong pengakuan tenun Indonesia di tingkat internasional, melalui penjajakan strategi pengusulan ke UNESCO. Hal tersebut ditegaskan dalam pertemuan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dengan perwakilan CTI, yang membahas sejumlah langkah strategis.

Dalam pertemuan tersebut, CTI menyampaikan upaya yang telah dilakukan untuk menyiapkan dokumen pengajuan tenun Indonesia ke UNESCO, termasuk menghimpun dukungan komunitas dari sejumlah daerah. Dokumen pengajuan tersebut mencakup khazanah tenun Indonesia secara menyeluruh dengan keragaman teknik, seperti ikat, songket, rangrang, sobbi, dan teknik lainnya yang berkembang di berbagai wilayah Nusantara.

Menteri Fadli Zon menekankan pentingnya menyusun strategi pengusulan yang mempertimbangkan mekanisme UNESCO, termasuk kemungkinan nominasi bersama (joint nomination) atau perluasan pengakuan (extension). Pendekatan tersebut menjadi opsi yang dibahas untuk memperkuat peluang pengusulan, dengan tetap menampilkan kekayaan dan keragaman teknik tenun Indonesia dalam dokumen nominasi.

Menteri Fadli turut menyampaikan kekayaan tenun Indonesia tidak hanya terlihat dari ragam motif dan teknik, tetapi juga dari keberlanjutan praktiknya di tengah masyarakat. Menurutnya keragaman tersebut perlu didokumentasikan dan diperkenalkan secara lebih luas sebagai bagian dari identitas kebudayaan Indonesia.

“Karena itu, penyusunan dokumen pengajuan perlu berjalan seiring dengan penguatan data, pengetahuan, dan bukti mengenai keberadaan serta keberlanjutan tradisi tenun di berbagai daerah,” tambah Menbud.

Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan adalah kebutuhan akan basis data tenun nasional yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelusuran kembali data yang pernah dihimpun sebelumnya menjadi langkah penting agar informasi mengenai teknik, motif, sejarah, persebaran, komunitas, dan perajin tenun di berbagai daerah dapat terdokumentasi dengan lebih baik.

“Tenun Indonesia memiliki keragaman teknik yang sangat kaya. Karena itu, kami ingin mendorong pengusulan tenun secara keseluruhan ke UNESCO, bukan hanya satu teknik tertentu. Indonesia memiliki beragam teknik tenun yang berkembang di berbagai daerah, dan kekayaan tersebut perlu ditampilkan secara utuh,” ucap Pengurus Bidang Pengendalian Mutu CTI, Sjamsidar Isa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya