home global news

DPR Desak ASDP dan Kemenhub Hitung Ulang Tarif Ferry Kupang-Rote

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:32 WIB
DPR Desak ASDP dan Kemenhub Hitung Ulang Tarif Ferry Kupang-Rote
Anggota DPR Usman Husin meminta Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dishub NTT), PT ASDP Indonesia Ferry, dan Kementerian Perhubungan RI duduk bersama untuk mengevaluasi tarif penyeberangan lintasan Kupang-Rote yang dikeluhkan mahal oleh para pelaku usaha ekspedisi.

Usman mengatakan, dirinya telah menerima keluhan dari sejumlah pengusaha dan sopir truk ekspedisi yang menilai tarif penyeberangan tersebut memberatkan biaya operasional, terutama untuk distribusi barang dari Kupang ke Kabupaten Rote Ndao maupun sebaliknya.

Menanggapi keluhan itu, Usman menyarankan Dishub NTT segera menyurati Kementerian Perhubungan dan ASDP untuk membahas kembali komponen perhitungan tarif penyeberangan Kupang-Rote. Menurutnya, evaluasi diperlukan karena terdapat perbedaan tarif antarlintasan penyeberangan di NTT yang dinilai tidak sebanding dengan jarak tempuh.

“Kalau dibandingkan dengan lintasan lain di NTT yang jaraknya lebih jauh, harga tiketnya justru lebih murah. Sementara lintasan Kupang-Rote yang jaraknya relatif dekat, harga tiketnya malah dirasakan mahal. Karena itu, saya menduga ada yang perlu diperiksa kembali dalam perhitungan penetapan tarif tiket penyeberangan Kupang-Rote ini,” kata Usman dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).

Ia menegaskan, persoalan tarif penyeberangan tidak hanya menyangkut kepentingan pengusaha ekspedisi, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat Rote Ndao.

Pasalnya, sebagian besar truk ekspedisi yang melayani rute Kupang-Rote mengangkut sembilan bahan pokok (sembako) dan berbagai kebutuhan masyarakat. Barang-barang tersebut umumnya dipasok dari Kupang sebelum didistribusikan ke Rote Ndao menggunakan truk melalui kapal feri.

Usman mengingatkan, tingginya tarif penyeberangan dapat meningkatkan biaya operasional pengangkutan barang. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan tarif angkutan yang pada akhirnya berdampak terhadap harga jual sembako dan kebutuhan pokok di tingkat konsumen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya