home global news

PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Satya JKN Awards 2026, Perkuat Perlindungan Pekerja untuk Layanan Andal

Senin, 02 November 2026 - 13:17 WIB
Perwakilan PT PLN (Persero) menerima penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai BUMN Terbaik Nasional dengan skor 95.
LANGIT7.ID-Jakarta;

PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai Terbaik Nasional kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PLN memperoleh skor 95, tertinggi di antara 10 BUMN penerima penghargaan.Capaian tersebut berhasil dipertahankan PLN selama dua tahun berturut-turut. Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan perlindungan pekerja sebagai salah satu fondasi untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.Satya JKN Awards merupakan bentuk apresiasi BPJS Kesehatan kepada badan usaha atas komitmen, integritas, dan kepatuhan dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam memenuhi kewajiban jaminan kesehatan sekaligus memperluas perlindungan sosial bagi pekerja.Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengapresiasi komitmen badan usaha dan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan Program JKN. Menurutnya, kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban jaminan kesehatan menjadi elemen penting dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat."Terima kasih kepada seluruh badan usaha, perusahaan-perusahaan yang telah terus memberikan komitmen dan disiplin yang penuh, kepada para karyawannya untuk terus menjadi bagian dari mendukung BPJS melalui dukungan besar kepada JKN ini. Mari terus kita perhatikan jaminan kesehatan bagi pekerja kita dan jangan pernah melupakan juga pekerja konsorsium dan anggota keluarga pekerja," ujar Muhaimin.Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, mengatakan perlindungan pekerja merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem operasional yang produktif dan berkelanjutan. Pekerja yang terlindungi dan sejahtera dinilai turut mendukung kesiapan insan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik serta memberikan pelayanan kepada pelanggan."Pemenuhan jaminan sosial bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan terhadap pekerja internal, tetapi juga harus menjadi bagian dari standar tata kelola seluruh ekosistem bisnis. Karena itu, kami mendorong setiap mitra penyedia jasa untuk memastikan pekerjanya memperoleh hak perlindungan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Kami percaya, ekosistem kerja yang terlindungi akan mendukung produktivitas dan kualitas operasional, sehingga manfaatnya juga dapat dirasakan pelanggan," kata Suroso.Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan PLN yang mengintegrasikan kepatuhan jaminan sosial ke dalam pengelolaan rantai pasok (supply chain), khususnya bagi Tenaga Alih Daya (TAD). PLN mewajibkan mitra penyedia jasa mendaftarkan seluruh pekerjanya serta memenuhi pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.Kebijakan ini bertujuan memastikan standar kepatuhan dan perlindungan tenaga kerja juga diterapkan oleh mitra yang mendukung operasional PLN. Dengan demikian, pengelolaan rantai pasok tidak hanya memperhatikan kualitas dan produktivitas pekerjaan, tetapi juga tanggung jawab sosial terhadap tenaga kerja.Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman, menjelaskan penguatan ekosistem kerja tersebut sejalan dengan transformasi Human Capital Journey PLN 2026–2030. Transformasi ini mengedepankan pendekatan berorientasi pada pekerja (employee-centric), didukung teknologi digital (digitally enabled), serta mengutamakan kepatuhan dan keberlanjutan.“Transformasi Human Capital Journey PLN 2026–2030 tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi dan peningkatan produktivitas pekerja, tetapi juga memastikan setiap insan dalam ekosistem PLN mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak-haknya. Melalui pendekatan yang berorientasi pada pekerja, didukung pemanfaatan teknologi digital, serta tata kelola yang kuat, kami ingin membangun ekosistem kerja yang semakin inklusif, patuh, dan berkelanjutan,” jelasnya.Melalui transformasi tersebut, PLN terus memperkuat pengelolaan sumber daya manusia secara terintegrasi, termasuk melalui optimalisasi data kepesertaan dan pemantauan kepatuhan jaminan sosial. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun organisasi dan ekosistem operasional yang produktif guna mendukung keberlangsungan layanan kelistrikan bagi masyarakat.Nurlely menambahkan, capaian Satya JKN Awards 2026 menjadi motivasi bagi PLN untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.“Bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian operasional, tetapi juga dari kemampuan membangun ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan berdaya dukung terhadap peningkatan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan,” tutupnya.(/zd)*

(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya