Wamenag Dorong Aktivis Pramuka Jadi Duta Moderasi Beragama
Fajar adhitya
Ahad, 14 November 2021 - 09:47 WIB
Wamenag Zainut Tauhid Saadi. Foto: Humas Kemenag.
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengajak pramuka mahasiswa perluas medan gerakan di media sosial. Ajakan ini disampaikan Zainut saat menutup Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) tahun 2021 di UIN Raden Fatah Palembang.
"Untuk menyentuh generasi millenial, Gerakan Pramuka harus bisa memanfaatkan konten-konten digital, untuk menarik minat mereka," kata Zainut di Palembang, Sabtu (13/11/2021).
"Pramuka harus perluas medan gerakan di media sosial untuk ikut membentuk generasi milenial yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang kuat," sambungnya.
Baca Juga:Momentum Hari Pahlawan, Menag Ajak Masyarakat Bumikan Moderasi Beragama
Menurut dia, medan gerakan di media sosial saat ini sangat strategis. Sebab, Indonesia menjadi salah satu dari empat negara dengan pengguna internet terbesar di dunia, yaitu mencapai 202,6 juta pengguna internet, dengan komposisi 51 persen perempuan dan 49 persen laki-laki. Dari sebaran umur, sebanyak 49 persen pengguna internet di Indonesia berusia 18-25 tahun (millenial), dan 33,8 persen berusia 26-35 tahun.
"Sebanyak 170 juta di antaranya adalah pengguna aktif dan militan di media sosial. Hal ini menjadi potensi yang dapat diarahkan menuju hal-hal yang baik dan produktif," katanya.
Baca Juga:Wamenag: Afirmasi ke Madrasah Swasta Terus Dikembangkan
"Untuk menyentuh generasi millenial, Gerakan Pramuka harus bisa memanfaatkan konten-konten digital, untuk menarik minat mereka," kata Zainut di Palembang, Sabtu (13/11/2021).
"Pramuka harus perluas medan gerakan di media sosial untuk ikut membentuk generasi milenial yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang kuat," sambungnya.
Baca Juga:Momentum Hari Pahlawan, Menag Ajak Masyarakat Bumikan Moderasi Beragama
Menurut dia, medan gerakan di media sosial saat ini sangat strategis. Sebab, Indonesia menjadi salah satu dari empat negara dengan pengguna internet terbesar di dunia, yaitu mencapai 202,6 juta pengguna internet, dengan komposisi 51 persen perempuan dan 49 persen laki-laki. Dari sebaran umur, sebanyak 49 persen pengguna internet di Indonesia berusia 18-25 tahun (millenial), dan 33,8 persen berusia 26-35 tahun.
"Sebanyak 170 juta di antaranya adalah pengguna aktif dan militan di media sosial. Hal ini menjadi potensi yang dapat diarahkan menuju hal-hal yang baik dan produktif," katanya.
Baca Juga:Wamenag: Afirmasi ke Madrasah Swasta Terus Dikembangkan