Emil Dorong Masjid DMI Jabar Kembangkan Kencleng Digital
Jaja Suhana
Ahad, 28 November 2021 - 16:42 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di acara DMI. Foto: Humas Pemprov Jabar.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mendorong pengurus masjid mengaplikasikan ‘kencleng digital’ agar infak dan sedekah jemaah semakin besar untuk kesejahteraan masyarakat. Menurutdia, transformasi digital perlu untuk merespons disrupsi revolusi industri 4.0 yang kini sedang terjadi di Indonesia.
"Dakwah agama islam itu di mana-mana subtansinya tidak berubah dari sejak zaman Rasul. Yang membedakan caranya. Sekarang caranya sudah serba digital maka dengan digital," ujar Emil dalam acara Rakerwil Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Barat di Bandung akhir pekan ini.
Dalam realisasinya, kata Emil,dakwah secara digital bisa dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya saja dalam hal berifak di kotak-kotak amal yang ada di masjid.
Baca Juga:Masjid Al Fattah Stasiun Cibatu, Berkonsep Modern dan Futuristik
Dengan berpindah ke digital maka, infak di masjid-masjid sudah bisa menggunakan handphone saja atau metode pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Caranya, jemaah masjid cukup melakukan scan ke QR Code yang tersedia di masjid tersebut.
"Karena banyak orang-orang yang jarang bawa uang seperti saya tapi ada uangnya di handphone sehingga ngasihnya bisa besar. Itu jumlahnya besar sekali," ujarnya.
Baca Juga:Ridwan Kamil Targetkan Seluruh Desa di Jabar Punya BUMDes
"Dakwah agama islam itu di mana-mana subtansinya tidak berubah dari sejak zaman Rasul. Yang membedakan caranya. Sekarang caranya sudah serba digital maka dengan digital," ujar Emil dalam acara Rakerwil Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Barat di Bandung akhir pekan ini.
Dalam realisasinya, kata Emil,dakwah secara digital bisa dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya saja dalam hal berifak di kotak-kotak amal yang ada di masjid.
Baca Juga:Masjid Al Fattah Stasiun Cibatu, Berkonsep Modern dan Futuristik
Dengan berpindah ke digital maka, infak di masjid-masjid sudah bisa menggunakan handphone saja atau metode pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Caranya, jemaah masjid cukup melakukan scan ke QR Code yang tersedia di masjid tersebut.
"Karena banyak orang-orang yang jarang bawa uang seperti saya tapi ada uangnya di handphone sehingga ngasihnya bisa besar. Itu jumlahnya besar sekali," ujarnya.
Baca Juga:Ridwan Kamil Targetkan Seluruh Desa di Jabar Punya BUMDes