Indonesia Open 2021
The Minions Senang Dapat Terus Bertanding meski Jadwal Padat
Muhammad rifai akif
Senin, 29 November 2021 - 06:29 WIB
Ganda Putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kedua kanan) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) berselebrasi usai mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada Final Indonesia Open 2021. Foto: Antaranews
Kemenangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di turnamen bulutangkis Indonesia Open 2021, membuat keduanya bersyukur karena masih bisa terus bertanding meski berada dalam jadwal turnamen yang padat.
"Memang pertandingan sangat banyak dan beruntun ya, tapi kami tidak menyalahkan siapapun dengan kondisi ini. Tapi kami bersyukur karena BWF bisa membuat ajang meski masih banyak pembatasan dimana-mana," kata Marcus di Nusa Dua, Bali, Ahad (29/11/2021).
Baca Juga:Belajar dari Kesalahan Jadi Kunci Kemenangan Minions
Bagi pasangan peringkat satu dunia itu, menjalani pertandingan selama dua bulan berturut-turut dengan tujuh turnamen sejak Piala Sudirman pada Oktober jelas sangat melelahkan dan menjadi kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tercatat Minions beserta tim Pelatnas Cipayung sudah bertanding sejak Piala Sudirman, Piala Thomas-Uber, Denmark Open, French Open, Hylo Open, dan dua turnamen dalam negeri Indonesia Masters dan Indonesia Open.
Dengan pelaksanaan turnamen yang beruntun ini, menurunnya stamina pemain menjadi risiko yang tak bisa dielak, bahkan oleh pebulutangkis papan atas sekalipun. Kondisi ini pula yang dialami Minions hingga Indonesia Masters pekan lalu. Meski begitu, Minions masih beruntung karena bisa bertahan hingga babak final dan keluar sebagai runner-up, dan memperbaiki performanya di Indonesia Open.
Baca Juga:Kalah di Final, Greysia/Apriyani Mengaku Tak Kecewa
Bahkan mereka tak mengelak sudah mengalami kelelahan mental dan fisik karena rutinitas pertandingan yang terlalu padat. Meski begitu profesi mereka sebagai atlet kelas dunia menuntut mereka untuk selalu menampilkan yang terbaik.
"Memang pertandingan sangat banyak dan beruntun ya, tapi kami tidak menyalahkan siapapun dengan kondisi ini. Tapi kami bersyukur karena BWF bisa membuat ajang meski masih banyak pembatasan dimana-mana," kata Marcus di Nusa Dua, Bali, Ahad (29/11/2021).
Baca Juga:Belajar dari Kesalahan Jadi Kunci Kemenangan Minions
Bagi pasangan peringkat satu dunia itu, menjalani pertandingan selama dua bulan berturut-turut dengan tujuh turnamen sejak Piala Sudirman pada Oktober jelas sangat melelahkan dan menjadi kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tercatat Minions beserta tim Pelatnas Cipayung sudah bertanding sejak Piala Sudirman, Piala Thomas-Uber, Denmark Open, French Open, Hylo Open, dan dua turnamen dalam negeri Indonesia Masters dan Indonesia Open.
Dengan pelaksanaan turnamen yang beruntun ini, menurunnya stamina pemain menjadi risiko yang tak bisa dielak, bahkan oleh pebulutangkis papan atas sekalipun. Kondisi ini pula yang dialami Minions hingga Indonesia Masters pekan lalu. Meski begitu, Minions masih beruntung karena bisa bertahan hingga babak final dan keluar sebagai runner-up, dan memperbaiki performanya di Indonesia Open.
Baca Juga:Kalah di Final, Greysia/Apriyani Mengaku Tak Kecewa
Bahkan mereka tak mengelak sudah mengalami kelelahan mental dan fisik karena rutinitas pertandingan yang terlalu padat. Meski begitu profesi mereka sebagai atlet kelas dunia menuntut mereka untuk selalu menampilkan yang terbaik.