Anggota Brimob Gandeng Petani Bikin Program Sedekah Sayur
Fajar adhitya
Senin, 19 Juli 2021 - 13:50 WIB
Sedekah sayur anggota Brimob Polda Sulsel. (Foto: Instagram).
Anggota Brimob Polda Sulsel, Ipda Purwanto, menginisiasi program sedekah sayur untuk warga yang membutuhkan. Selama pandemi ini, mereka telah menyumbangkan 50 ton sayur di wilayah Sulsel.
Melansir akun @humas_korps_brimob, tim tersebut telah menyedekahkan sayuran ini ke masyarakat di 20 panti asuhan, 23 pesantren, empat lokasi bencana, lima desa dan lima dapur umum.
Founder Rumah Koran, Jamaludin Daeng Abu mengatakan, gerakan ini memiliki tujuan untuk membantu warga di tengah pandemi Covid-19. Lembaganya bekerja sama dengan banyak petani sayuran.
"Awalnya kecil-kecilan, tapi kini sudah mencapai 50 ton 700 kilogram," kata Jamaludin dikutip akun Instagram @humas_korps_brimob, Minggu (18/7/2021).
Selain bersedekah, tujuan Ipda Purwanto menginisiasi program ini yaitu menjadikan para petani lebih dermawan untuk ikut berpartisispasi membantu sesama.
Selain menyasar warga, tim ini juga memilih panti asuhan dan pondok pesantren, karena banyak anak-anak serta santri penghafal Alquran.
Program ini tak lepas dari pupuk Bio Teratai yang dibuat Ipda Purwanto. Dia pun menyuplai seluruh petani di Kecamatan Kanreapia, Kabupaten Gowa, memakai produk buatannya tersebut.
Melansir akun @humas_korps_brimob, tim tersebut telah menyedekahkan sayuran ini ke masyarakat di 20 panti asuhan, 23 pesantren, empat lokasi bencana, lima desa dan lima dapur umum.
Founder Rumah Koran, Jamaludin Daeng Abu mengatakan, gerakan ini memiliki tujuan untuk membantu warga di tengah pandemi Covid-19. Lembaganya bekerja sama dengan banyak petani sayuran.
"Awalnya kecil-kecilan, tapi kini sudah mencapai 50 ton 700 kilogram," kata Jamaludin dikutip akun Instagram @humas_korps_brimob, Minggu (18/7/2021).
Selain bersedekah, tujuan Ipda Purwanto menginisiasi program ini yaitu menjadikan para petani lebih dermawan untuk ikut berpartisispasi membantu sesama.
Selain menyasar warga, tim ini juga memilih panti asuhan dan pondok pesantren, karena banyak anak-anak serta santri penghafal Alquran.
Program ini tak lepas dari pupuk Bio Teratai yang dibuat Ipda Purwanto. Dia pun menyuplai seluruh petani di Kecamatan Kanreapia, Kabupaten Gowa, memakai produk buatannya tersebut.
(bal)