Gempa NTT
Beberapa Daerah di Sulsel Rasakan Getaran Gempa, Sejumlah Fasum Rusak
Akbar Nur Qadri
Selasa, 14 Desember 2021 - 12:16 WIB
Sejumlah rumah mengalami kerusakan di kepulauan Selayar akibat getaran gempa yang terjadi di NTT. (Foto: Istimewa).
Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) merasakan getaran gempa yang terjadi di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, (14/12/2021) pukul 10.20 wib. Gempa berkekuatan 7,4 skala richter di NTT tersebut getarannya sampai ke Makassar sekitar Pukul 11.27 WIT.
Tak hanya Kota Makassar, getaran gempa juga dirasakan warga di Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Takalar dan Kepulauan Selayar.
Bahkan getaran gempa tersebut membuat panik warga yang sedang beraktivitas di perkantoran gedung bertingkat. Mereka berlarian keluar dari gedung mencari tempat aman.
Baca juga: Tsunami Terdeteksi Setinggi 0,07 Meter di Dua Titik di NTT
Salah seorang warga Kepulauan Selayar, Wahyu (27 tahun) mengaku getaran tersebut sangat terasa di sejumlah wilayah di Kepulauan Selayar. Bahkan getaran gempa NTT membuat fasilitas umum dan rumah warga mengalami kerusakan.
Terparah, kata Wahyu, terjadi di Desa Bonerate, KecamatanPasimarannu,Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Yang parah di Bonerate, ada rumah rusak, jalan juga retak, " kata Wahyu melalui sambungan telepon.
Tak hanya Kota Makassar, getaran gempa juga dirasakan warga di Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Takalar dan Kepulauan Selayar.
Bahkan getaran gempa tersebut membuat panik warga yang sedang beraktivitas di perkantoran gedung bertingkat. Mereka berlarian keluar dari gedung mencari tempat aman.
Baca juga: Tsunami Terdeteksi Setinggi 0,07 Meter di Dua Titik di NTT
Salah seorang warga Kepulauan Selayar, Wahyu (27 tahun) mengaku getaran tersebut sangat terasa di sejumlah wilayah di Kepulauan Selayar. Bahkan getaran gempa NTT membuat fasilitas umum dan rumah warga mengalami kerusakan.
Terparah, kata Wahyu, terjadi di Desa Bonerate, KecamatanPasimarannu,Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Yang parah di Bonerate, ada rumah rusak, jalan juga retak, " kata Wahyu melalui sambungan telepon.