Manfaatkan Teknologi, Milenial Ini Hasilkan Produk Pertanian Unggul
Mahmuda attar hussein
Selasa, 14 Desember 2021 - 14:01 WIB
Muhammad Iqbal, petani milenial asal Bogor. Foto: YouTube CapCapung
Kemajuan teknologi memiliki nilai positif jika mampu diimplementasikan di seluruh kegiatan masyarakat, salah satunya dalam sektor pertanian.
Seperti milenial asal Bogor yang memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pertanian yang ia kembangkan. Ialah Muhammad Iqbal, selaku Research and Development (RnB) di central farm yang berlokasi di Kota Bogor.
"Saya tertarik membuat konsep ini karena memungkinkan untuk digabungkan dengan restoran. Di mana sayuran segar itu enak untuk langsung disajikan daripada yang kita beli," ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Baca juga: Ekonomi Digital Tumbuh Positif, Maruf Amin Dorong Pertumbuhan Fintech
Dengan menerapkan konsep pertanian indoor yang dibalut dengan kemajuan teknologi, pertaniannya itu memiliki banyak keunggulan tersendiri. Di antaranya seperti tanaman yang bebas hama.
Selain itu, lanjut dia, konsep pertaniannya itu juga tidak terpengaruh dengan kondisi cuaca. Sebab, untuk urusan kelembaban, suhu, dan lainnya sudah terkontrol dengan teknologi.
"Dari kekurangannya itu konsumsi listrik yang lebih tinggi. Jadi menyebabkan harga jual kita lebih tinggi 30 persen dari hasil panen green house," jelasnya.
Seperti milenial asal Bogor yang memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pertanian yang ia kembangkan. Ialah Muhammad Iqbal, selaku Research and Development (RnB) di central farm yang berlokasi di Kota Bogor.
"Saya tertarik membuat konsep ini karena memungkinkan untuk digabungkan dengan restoran. Di mana sayuran segar itu enak untuk langsung disajikan daripada yang kita beli," ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Baca juga: Ekonomi Digital Tumbuh Positif, Maruf Amin Dorong Pertumbuhan Fintech
Dengan menerapkan konsep pertanian indoor yang dibalut dengan kemajuan teknologi, pertaniannya itu memiliki banyak keunggulan tersendiri. Di antaranya seperti tanaman yang bebas hama.
Selain itu, lanjut dia, konsep pertaniannya itu juga tidak terpengaruh dengan kondisi cuaca. Sebab, untuk urusan kelembaban, suhu, dan lainnya sudah terkontrol dengan teknologi.
"Dari kekurangannya itu konsumsi listrik yang lebih tinggi. Jadi menyebabkan harga jual kita lebih tinggi 30 persen dari hasil panen green house," jelasnya.