PLN Bangun SUTT Bima-Sape Senilai Rp120 Miliar di Sumbawa
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 25 Desember 2021 - 21:05 WIB
PLN Bangun SUTT Bima-Sape Senilai Rp120 Miliar di Pulau Sumbawa. (Foto: Humas PLN)
PT PLN (Persero) meningkatkan keandalan listrik di Pulau Sumbawa dengan menyelesaikan pembanguan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Bima-Sape senilai Rp 120 miliar. SUTT tersambung dari Gardu Induk (GI) Bima di Desa Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima sampai ke GI Sape Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Josua Simanungkalit mengatakan PLN berhasil melakukan pemberian tegangan pertama pada satu line jalur SUTT 150 kV Bima-Sape. Ia memastikan pihaknya terus berupaya meningkatkan layanan dengan membangun sejumlah infrasturktur kelistrikan, salah satunya SUTT 150 kV Bima-Sape.
Baca juga:Tekan Ongkos Produksi, PTPN VI Beralih ke Listrik Premium PLN
"Jaringan SUTT Bima-Sape membentang sepanjang 31 kilometer sirkuit (kms) ditopang sebanyak 91 tapak tower. Pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dimulai sejak 2014 ini memenuhi komponen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 90,84 persen," kata Josua dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/12).
Josua menjelaskan capaian tersebut sekaligus meningkatkan keandalan pelayanan kepada pelanggan karena PLN dapat menghubungkan GI Taliwang di ujung barat sampai ke GI Sape di ujung timur pulau Sumbawa. Melalui transmisi dari Bima ke Sape ini, PLN juga mengoperasikan dan memaksimalkan operasi trafo 20 Megavolt Ampere (MVA) di GI Sape.
Menurut Josua, rencana pengiriman energi listrik untuk wilayah Sape dapat ditransmisikan dari pembangkit PLTMG Bima di Bonto atau dari pembangkit lain di wilayah Sumbawa. Seperti PLTMG Sumbawa atau PLTU Sumbawa Barat, mengingat sudah ada sistem interkoneksi satu pulau melalui Tol Listrik Sumbawa.
"Saat ini, kami baru mengoperasikan satu dari dua line jalur yang memiliki total panjang 62,48 kms. Ditambah dengan beroperasinya GI Sape, kualitas untuk pelanggan di Sape akan semakin meningkat," ungkap Josua.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Josua Simanungkalit mengatakan PLN berhasil melakukan pemberian tegangan pertama pada satu line jalur SUTT 150 kV Bima-Sape. Ia memastikan pihaknya terus berupaya meningkatkan layanan dengan membangun sejumlah infrasturktur kelistrikan, salah satunya SUTT 150 kV Bima-Sape.
Baca juga:Tekan Ongkos Produksi, PTPN VI Beralih ke Listrik Premium PLN
"Jaringan SUTT Bima-Sape membentang sepanjang 31 kilometer sirkuit (kms) ditopang sebanyak 91 tapak tower. Pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dimulai sejak 2014 ini memenuhi komponen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 90,84 persen," kata Josua dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/12).
Josua menjelaskan capaian tersebut sekaligus meningkatkan keandalan pelayanan kepada pelanggan karena PLN dapat menghubungkan GI Taliwang di ujung barat sampai ke GI Sape di ujung timur pulau Sumbawa. Melalui transmisi dari Bima ke Sape ini, PLN juga mengoperasikan dan memaksimalkan operasi trafo 20 Megavolt Ampere (MVA) di GI Sape.
Menurut Josua, rencana pengiriman energi listrik untuk wilayah Sape dapat ditransmisikan dari pembangkit PLTMG Bima di Bonto atau dari pembangkit lain di wilayah Sumbawa. Seperti PLTMG Sumbawa atau PLTU Sumbawa Barat, mengingat sudah ada sistem interkoneksi satu pulau melalui Tol Listrik Sumbawa.
"Saat ini, kami baru mengoperasikan satu dari dua line jalur yang memiliki total panjang 62,48 kms. Ditambah dengan beroperasinya GI Sape, kualitas untuk pelanggan di Sape akan semakin meningkat," ungkap Josua.