Tahun Depan, Jerman Sumbangkan 75 Juta Vaksin Covid-19 ke Negara Lain
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 30 Desember 2021 - 17:10 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pemerintah Jerman berencana untuk menyumbangkan vaksin Covid-19 ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah pada tahun 2022. Sumbangan vaksin itu sesuai dengan imbauan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang meminta negara-negara kaya untuk menyumbangkan vaksinnya.
Menteri Pembangunan Negara Svenja Schulze mengatakan Jerman memberikan kontribusi signifikan pada platform vaksin PBB COVAX tahun ini tanpa merusak program vaksinasinya sendiri.
"Tapi kita tidak berhenti di situ. Tahun depan, kami berencana untuk menyumbangkan setidaknya 75 juta dosis vaksin," kata Schulze kepada Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND), seperti dikutip Kamis (30/12).
Baca juga:Turki Siap Bagikan Vaksin Turkovac ke Seluruh Umat Manusia
Janji awal pemerintah baru untuk tahun 2022 adalah sekitar 25 persen lebih rendah dari yang disumbangkan negara itu ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tahun ini.
Jerman telah menyumbangkan atau secara kontrak menjamin lebih dari 100 juta dosis kepada COVAX tahun 2021. Namun, sejauh ini kurang dari setengahnya mencapai tujuan mereka, karena masalah operasional dan logistik.
Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan sekitar 53 juta dosis sedang didistribusikan atau disiapkan untuk pengiriman.
Menteri Pembangunan Negara Svenja Schulze mengatakan Jerman memberikan kontribusi signifikan pada platform vaksin PBB COVAX tahun ini tanpa merusak program vaksinasinya sendiri.
"Tapi kita tidak berhenti di situ. Tahun depan, kami berencana untuk menyumbangkan setidaknya 75 juta dosis vaksin," kata Schulze kepada Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND), seperti dikutip Kamis (30/12).
Baca juga:Turki Siap Bagikan Vaksin Turkovac ke Seluruh Umat Manusia
Janji awal pemerintah baru untuk tahun 2022 adalah sekitar 25 persen lebih rendah dari yang disumbangkan negara itu ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tahun ini.
Jerman telah menyumbangkan atau secara kontrak menjamin lebih dari 100 juta dosis kepada COVAX tahun 2021. Namun, sejauh ini kurang dari setengahnya mencapai tujuan mereka, karena masalah operasional dan logistik.
Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan sekitar 53 juta dosis sedang didistribusikan atau disiapkan untuk pengiriman.