Pemprov DKI Kerahkan 11 Bus Sekolah Percepat Sebaran Vaksinasi
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 12 Januari 2022 - 08:35 WIB
Barisan Bus Sekolah milik Pemprov DKI Jakarta terparkir rapi di Bilangan Cengkeh, Jakarta Barat. Foto: Langit7.id/iStock
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 11 bus sekolah dalam rangka percepatan vaksin penangkal Covid-19 untuk anak dan dewasa. Nantinya, kesebelas bus tersebut bakal mengantar tenaga kesehatan ke lokasi vaksinasi di Ibu Kota.
Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI, Ali Murthadho menerangkan, bus-bus sekolah tersebut memiliki jadwal tersendiri yang ditentukan pihak TNI. "Jadi, fungsinya membawa tenaga kesehatan. Kan sistem jemput bola. Jadi, kita bawa nakes ke lokasi," kata Ali saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/1/2022).
Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG: Waspadai Hujan Petir di Jakarta Selatan
"Jadi, penggunaan sesuai dengan jadwal yang ditentukan Kodam Jaya," ujarnya.
Setelah dipakai, Ali memastikan bus tersebut akan disterilkan dengan menyemprotkan disinfektan ke dalam kabin dan tempat duduk. Sopir yang bertugas pun juga akan menjalani tes kesehatan secara berkala guna memastikan tidak terpapar.
Hingga saat ini, bus-bus tersebut masih beroperasi dengan baik. "Sampai sekarang masih beroperasi. Kita upaya bisa beroperasi dengan maksimal," ungkapnya.
Baca Juga:Kondisi Terkini Wisma Atlet Kemayoran, Pasien Bertambah 184 Orang
Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI, Ali Murthadho menerangkan, bus-bus sekolah tersebut memiliki jadwal tersendiri yang ditentukan pihak TNI. "Jadi, fungsinya membawa tenaga kesehatan. Kan sistem jemput bola. Jadi, kita bawa nakes ke lokasi," kata Ali saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/1/2022).
Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG: Waspadai Hujan Petir di Jakarta Selatan
"Jadi, penggunaan sesuai dengan jadwal yang ditentukan Kodam Jaya," ujarnya.
Setelah dipakai, Ali memastikan bus tersebut akan disterilkan dengan menyemprotkan disinfektan ke dalam kabin dan tempat duduk. Sopir yang bertugas pun juga akan menjalani tes kesehatan secara berkala guna memastikan tidak terpapar.
Hingga saat ini, bus-bus tersebut masih beroperasi dengan baik. "Sampai sekarang masih beroperasi. Kita upaya bisa beroperasi dengan maksimal," ungkapnya.
Baca Juga:Kondisi Terkini Wisma Atlet Kemayoran, Pasien Bertambah 184 Orang