LANGIT7.ID, Semarang - Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic memiliki pekerjaan rumah usai timnya mampu ditahan imbang 0-0 melawan Arema FC dalam lanjutan Kompetisi BRI Liga 1 pekan ke-20 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Senin (17/1) malam.
Meski mampu mendapatkan sejumlah peluang, namun PSIS sulit memetik kemenangan karena masih ada masalah di tim.
“Yang paling penting saya akan perbaiki psikologi, dan mentalitas pemain. Di bulan ini, taktikal dan mentalitas pemain harus diperbaiki,” kata Dragan Jukanovic, usai pertandingan.
Baca juga:
Hasil Pertandingan PSIS vs Arema FC Imbang Tanpa GolDragan melihat, sejak meninggalkan tim pada Agustus tahun lalu, dan kemudian dipercaya kembali untuk melatih PSIS Semarang, ada banyak perbedaan yang dirasakannya di tim ini.
Menurut Dragan, masalah besar PSIS saat ini adalah pemain belum punya mentalitas untuk menang. Karena dalam pertandingan melawan Arema, hal itu tidak terlihat. Sehingga taktik yang sudah direncanakan sebelum pertandingan, dalam realitanya tidak berjalan maksimal.
“Jangan takut ayo percaya diri dengan tim sendiri. Kalau percaya dengan tim sendiri, pasti akan menang,” ucapnya.
Dan di jeda pertandingan sebelum menghadapi Madura United, PSIS punya banyak waktu untuk
recovery.
Pertandingan melawan Sapeh Kerrab, julukan Madura United, juga merupakan partai yang cukup keras. Dragan akan memanfaatkan waktu untuk memperbaiki performa tim.
(sof)