LANGIT7.ID, Jakarta - Gelandang asal Denmark, Christian Eriksen terus berupaya agar bisa kembali bermain sepak bola. Santer diberitakan eks pemain Tottenham Hotspur dan Inter Milan itu segera balik ke Liga Inggris dan bergabung bersama Brentford.
Saat ini, Eriksen tidak memiliki klub setelah Inter Milan memutuskan kontraknya pada bulan Desember 2021. Ia terpaksa meninggalkan San Siro karena aturan di Italia yang menyatakan bahwa orang dengan defibrillator sepertinya tidak diperbolehkan bermain olahraga kontak.
Baca juga: Klub Papan Bawah Liga Inggris Siap Selamatkan Karier EriksenBrentford saat ini sedang berjuang untuk bisa bertahan di Liga Inggris musim depan. Terlebih, anak asuh Thomas Frank itu berada di posisi ke-14 klasemen dengan raihan 23 poin dari 21 laga yang dilakoni.
Menurut laporan jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano mengatakan bahwa Eriksen terus menjalani kontak lanjutan dengan Brentford. Pihak Brentford sudah menawarkan kontrak selama enam bulan dengan opsi perpanjangan satu tahun berikutnya.
"Christian Eriksen sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan Brentford dengan kontrak enam bulan. Perjanjian telah disiapkan dengan opsi hingga 23 Juni," bunyi cuitan Romano dalam akun Twitternya @FabrizioRomano, dikutip Senin (24/1).
Baca juga: Inter Milan Pisah dengan Eriksen, Inzaghi Ungkap Penyesalan"Tes medis diperlukan sebelum Christian menandatangani kontrak, seperti yang dilaporkan @jaydmharris. Dia (Eriksen) ingin bermain sepak bola lagi," tambah Romano.
Liga Inggris bukanlah hal baru bagi Eriksen. Sebab, pemain berusia 29 tahun itu pernah memperkuat Tottenham Hotspur tahun 2013-2020. Tujuh musim membela The Lily Whites, Eriksen sukses mencatatkan 51 gol dari 226 penampilan.
Pada tahun 2020, Eriksen memutuskan hijrah ke Italia dan bergabung bersama Inter Milan dengan mahar 20 juta euro. Namun, ia tak bisa mencatatkan performa apiknya seperti di Spurs dan hanya mencatatkan delapan gol dari 60 pertandingan bersama Nerazzurri.
Baca juga: Eks Pemain Chelsea Tersanjung Diminati BarcelonaSeperti diketahui, Eriksen mengalami serangan jantung di Euro 2020 di lapangan saat Denmark bermain melawan Finlandia. Ia kemudian mendapatkan perawatan penyelamatan jiwa di lapangan di Stadion Parken Kopenhagen sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.
Eriksen kemudian dipasangi ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator). ICD terhubung ke jantung dengan kabel dan mengirimkan pulsa listrik untuk memperbaiki ritme yang tidak teratur.
Aturan di Italia menyatakan bahwa orang dengan defibrillator seperti Eriksen tidak diperbolehkan bermain olahraga kontak. Namun, pemain berusia 29 tahun itu secara teoritis bisa melanjutkan karirnya di negara lain dengan aturan yang berbeda, salah satunya Liga Inggris.
Baca juga: Salip MU, Manchester City Segera Dapatkan Wonderkid Asal Argentina Ini(asf)