LANGIT7.ID - , Jakarta - Pernahkah Anda melihat lapisan lemak yang menyelubungi bayi baru lahir? Dalam bahasa medis selubung lemak yang menempel pada kulit bayi lahir dikenal dengan istilah
vernix caseosa.Spesialis anak dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A mengatakan lapisan tersebut mampu menjaga hidrasi, pH, dan benteng infeksi pada bayi.
"Pernah liat lapisan lemak yang menyelubungi bayi baru lahir? Jangan langsung dibersihkan ya, itu
vernix caseosa, lapisan biofilm canggih yang mampu menjaga hidrasi, pH, dan benteng infeksi di hari-hari pertama kehidupan. Ada yang bisa nebak saya mau bahas apa di #utasanak kali ini?" kata dr Denta melalui akun media sosialnya.
Baca juga: Muhammad Jadi Nama Paling Populer untuk Bayi Laki-laki di InggrisMenurut dr Denta, lapisan biofilm tersebut berfungsi sebagai tameng tambahan sementara bayi dalam proses adaptasi dari lingkungan rahim yang berisi cairan ke dunia di luar kandungan.
Kebanyakan orang tua sibuk untuk menghilangkan lapisan tersebut, karena takut tidak akan hilang dari tubuh bayi. Namun, menurut dr Denta tak apa bila dihilangkan sedikit tapi saja jangan seluruhnya.
"Sedikit-sedikit tidak apa. Dihilangin semua ya jangan. Suka pada takut gak bakal ilang soalnya. Padahal itu cuman lapisan sementara, sebagian diserap kembali oleh kulit bayi, sisanya kebilas air," imbuhnya.
Terkait membersihkan bayi yang baru lahir merupakan bagian dari prosedur rumah sakit, ia mengatakan bahwa mereka tidak menghilangkan lapisan lemak tersebut.
"Tidak. Mungkin yang dimaksud bersihin itu adalah mengeringkan bayi, itu emang langkah dari resusitasi neonatus, pas dikeringin, pasti ada bagian dari
vernix yang ikut," kata dr Denta.
Melanjuti fungsi
vernix caseosa yang bersifat sebagai pelembab kulit bayi, dr Denta menjelaskan bahwa kulit bayi berbeda dengan orang dewasa. Meski secara struktur sama.
"Kulit bayi berbeda dengan orang dewasa, walaupun strukturnya kurang lebih sama. Rasio luas permukaan kulit terhadap volume bayi itu 3x lipat orang dewasa. Kulit bayi juga masih terus berkembang hingga masa anak2, sehingga kulit bayi rentan
trouble jadi butuh penanganan khusus." lanjutnya.
Kulit bayi yang lebih tipis dan rentan membutuhkan penanganan khusus. Jadi, dalam memberikan produk kulit apapun harus hati-hati. Karena setiap produk kulit yang diberikan pada bayi, sangat mudah terserap kulit.
"Kulit bayi juga lebih tipis, jadi produk kulit apapun yang kita berikan ke bayi, sangat mudah diserap oleh kulit. Jadi ngasih apapun ke kulit bayi tuh jangan asal diblonyo, bahkan ngasih bedak ke bayi pun ada ilmunya tersendiri, gak bisa asal." tambah dokter yang pernah bekerja di perusahaan vaksin di Belgia ini.
Ia menambahkan, masalah yang sering dialami pada kulit bayi adalah kehilangan cairan berlebih. Akibatnya alergen mudah masuk dan bayi kerap mengalami ruam dan sebagainya. Karena itu sebagai orang tua harus memiliki pertimbangan dalam memilih produk
skincare yang tepat bagi bayi.
"Yang paling utama adalah soal keamanan produk
skincare. Pastikan memang menggunakan produk yang sesuai peruntukan usia bayi. Untuk produk yang beredar di Indonesia, pastikan sudah dapat izin dari BPOM. BPOM lumayan ketat aturannya soal produk bayi ini." kata dr Denta yang berberpraktik di KiDi Pejaten dan Mayapada Hospital Kuningan ini.
Selain itu, dr Denta mengingatkan orang tua agar bayi tidak harus sering mandi dan lama, karena risiko kedinginan dan kulit kering. Cukup dengan mengelap menggunakan waslap air hangat, sudah cukup.
Baca juga: Bolehkah Penderita Autoimun Kulit Gunakan Produk Skincare?"Sabun untuk mandi bayi, pilih yang mild, dengan pH netral, dan minimal pewarna atau pewangi. Jangan pake sabun yg mengandung deterjen, atau antiseptik. Semua itu untuk meminimalisir iritasi pada kulit bayi." tambahnya.
Jadi, dalam merawat kulit bayi kuncinya terletak pada bagaimana menjaga skin barrier dan meminimalisir iritasi pada kulit bayi.
"Nah untuk
skin barrier yang optimal, penting untuk menjaga kelembapan kulit dari bayi. Caranya adalah? Bukan dengan mandi sering2, itu malah bisa bikin kering. Cukupi cairan tubuh dari dalam (ASI eksklusif tentu jika < 6bulan) + aplikasikan lotion pelembab untuk bayi." jelas dr Denta.
(est)