LANGIT7.ID - , Jakarta - Slow decorating atau dekorasi lambat tengah menjadi perbincangan masyarakat dunia, khususnya para profesional. Dekorasi ini dianggap salah satu langkah efektif dalam mewujudkan interior rumah berkelanjutan.
Desain ini mengenalkan pemilik rumah untuk lebih berhati-hati dalam memilih furnitur secara cermat. Sekaligus mencegah keinginan membeli barang sembarangan dan kualitas yang buruk.
Dekorasi lambat mirip dengan gerakan "slow fashion" yang mengacu pada kualitas daripada kuantitas, berfokus pada pembelian produk berkualitas lebih baik daripada bahan yang diproduksi secara massal yang mudah rusak, aus, dan umumnya dianggap sekali pakai.
Dekorasi lambat menghilangkan tekanan untuk menyelesaikan sesuatu dengan cepat dan dorongan untuk membeli aneka barang kurang berkualitas yang pada akhirnya tidak akan efisien dalam penggunaannya.
Baca juga: Intip 4 Cara Penerapan Desain Biofilik pada Rumah TinggalMeski pada dasarnya barang berkualitas itu memiliki harga mahal, tapi bila melihat dari jangka waktu barang tersebut bertahan, ini merupakan langkah yang hemat.
Nah, bila Anda tertarik coba mengaplikasikan tren dekorasi lambat ini dalam interior rumah, ada beberapa tips untuk memulainya.
1. Mulai dengan barang-barang besarJika Anda mencari barang baru untuk ruangan cobalah dimulai dengan barang-barang besar seperti sofa dan permadani sebagai barang acuan di dalam ruangan. Tujuannya adalah sebagai dasar rancangan ruang yang nantinya akan membentuk gaya yang tak lekang waktu dan mudah untuk dikembangkan.
2. Barang mahal vs barang murahDekorasi lambat mendorong pelakunya untuk menunggu hingga dapat membeli sesuatu sampai cocok. Namun hal ini sulit dilakukan untuk sejumlah benda seperti sofa, meja makan atau lemari. Namun hal ini tidak berarti Anda harus membeli semuanya sekaligus.
3. Estetika bergaya campuranRuang dalam rumah Anda tidak perlu mencerminkan ruang estetik bak katalog toko furnitur favorit. Tampilan kuno juga dapat dipadu dengan gaya modern. Misalnya, Anda bisa memadukan sofa minimalis modern dengan meja kayu klasik untuk ruang tamu. Meski berbeda gaya, namun bisa menciptakan keunikan dan keindahan tersendiri.
4. Selidiki bahanDekorasi lambat memberi Anda kesempatan untuk benar-benar mempertimbangkan bahan yang membentuk furnitur dan dekorasi di rumah Anda. Apakah permadani di ruangan yang digunakan dengan baik memiliki perlindungan noda kimia yang mencakup senyawa organik yang mudah menguap (VOC)? Apakah lemari kayu itu memiliki lapisan beracun yang berdampak buruk bagi kualitas udara atau lingkungan rumah Anda? Selidiki bahan sebelum Anda melakukan pembelian, atau cari solusi yang Anda tahu lebih berkualitas.
Wol misalnya secara alami hipo-alergenik dan dapat menahan keausan dan kotoran, menjadikannya pilihan yang bagus untuk lantai, pelapis, dan bahkan tempat tidur.
5. Kenali ruangan AndaMengenali ruangan tempat Anda tinggal atau menghabiskan waktu adalah saran yang bagus untuk siapa saja. Namun ini adalah hal penting yang harus diingat untuk dekorasi yang lambat. Anda harus mengetahui bagaimana Anda ingin menggunakannya dan bagian apa yang ingin diisi.
Cara ini akan membantu memperlambat dorongan untuk mendekorasi dengan segera dan mencegah Anda untuk menghabiskan banyak uang demi barang-barang cepat usang. Ini juga akan membantu menentukan apa yang cocok.
6. Pertimbangkan perawatan dan pemeliharaanAnda kemungkinan besar akan mengganti sesuatu yang sulit dipertahankan atau tidak berfungsi seperti yang Anda inginkan. Salah satu tujuan dari dekorasi lambat adalah tidak harus melakukan penggantian.
Baca juga: Kursi Gantung untuk Menambah Estetika Interior RumahPada akhirnya, tidak semuanya harus mahal atau memenuhi tips desain ini. Tujuan dari dekorasi lambat adalah ruang yang layak huni yang sesuai dengan gaya hidup Anda dan menghindari memperlakukan furnitur dan dekorasi seperti barang sekali pakai.
Tidak apa-apa untuk memasukkan beberapa bagian anggaran dari pengecer pasar cepat karena tidak dipungkiri terkadang barang jenis ini lebih mudah dan sesuai dengan gaya Anda. Namun kuncinya adalah merawat barang-barang itu serta mementingkan barang-barang berkualitas lebih tinggi, sehingga Anda dapat terus menggunakannya untuk waktu yang lama.
(Sumber: Antaranews)
(est)