Langit7, Jakarta - Selain mengatasi pandemi Covid-19, pemerintah saat ini juga masih berfokus pada pemulihan ekonomi yang menjadi salah satu prioritas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya terus mendukung berbagai program yang dikembangkan lembaga terkait demi pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor ekonomi kreatif.
Seperti upaya yang dilakukan
Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI), yang mengembangkan startup dan para wirausahawan dengan memanfaatkan inovasi teknologi 4.0-5.0.
“Hadirnya usaha rintisan di kalangan anak muda, menandai tonggak lahirnya usaha rintisan yang menjadi salah satu solusi terbukanya lapangan kerja baru,” ujar Sandiaga saat menghadiri acara Kajian Ekonomi MCEBI: Menjadikan Wirausaha Muda Kreatif Sebagai Aset, Selasa (1/2).
Baca juga: Sandiaga Optimis, 2022 Jadi Tahun KebangkitanSeperti diketahui, MCEBI didirikan 29 lembaga inkubator bisnis dan kewirausahaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA).
Sandiaga menyebutkan, pemerintah memang mendorong lembaga inkubator yang ada di Tanah Air untuk bisa menghasilkan startup dan wirausahawan dengan memanfaatkan kemajuan serta inovasi teknologi 4.0 dan 5.0.
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma’mun Murod menambahkan, MCEBI sebagai klinik bisnis juga dapat menjadi arena berbagi pengalaman kepada wirausahawan muda, seperti mahasiswa.
“MCEBI memiliki target mengembangkan, melahirkan sebanyak mungkin wirausahawan muda yang andal, sukses, dan tetap beretika.
Studentpreneur perlu mendapatkan motivasi belajar kewirausahaan dari ahlinya," kata Ma'mun.
Baca juga: Sandiaga Yakin Sektor Pariwisata Desa Bisa Menopang PerekonomianDisebutkan, MCEBI masih perlu mendapat berbagai dukungan dan pendampingan untuk bisa berkembang menjadi klinik bisnis bagi
studentpreuneur. Diharapkan, MCEBI dapat menlahirkan bibit wirausahawan muda muda baru yang berkualitas dan melek digital, sehingga mendorong perekonomian nasional semakin baik.
(zul)