Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Turun ke Desa Bantu Peternak, Begini Perjalanan Chickin Jadi Juara Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2022

mahmuda attar hussein Rabu, 02 Maret 2022 - 15:02 WIB
Turun ke Desa Bantu Peternak, Begini Perjalanan Chickin Jadi Juara Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2022
Chickin menjadi juara Pertamuda 2022. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Rumput hijau itu menjadi kecoklatan begitu tapak sepatu tiga pemuda tersebut menginjaknya. Beberapa capung beterbangan menyambut mereka, menuju bentangan tanah lapang. Sudah tidak ada lagi ilalang. Suara gesekan dedaunan berubah menjadi kotekan ayam saling bersahutan.

Mereka anak-anak muda dari kota. Tampilannya necis, tapi masuk ke pekarangan kebun warga. Ketiganya memilih turun ke desa untuk membantu para peternak ayam.

Adalah Ashab Alkahfi bersama dua rekannya, Tubagus Syailendra dan Ahmad Syaifulloh. Mereka alumnus Universitas Brawijaya yang kini menggarap bisnis di sektor peternakan. Sekarang ini mereka datang ke warga atas nama Chikin Indonesia.

"Kami ingin membantu peternak agar lebih hemat dan efektif," kata Ashab yang merupakan Presiden Chikin saat dikonfirmasi Langit7, Selasa (1/3/2022).

Turun ke Desa Bantu Peternak, Begini Perjalanan Chickin Jadi Juara Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2022

Dia menilai, saat ini ayam potong menjadi salah satu komoditas yang tak pernah absen di pasaran. Peluang dari bisnis ini cukup besar, sehingga produk panennya pun sering kali membanjiri pasar.

Data Kementerian Pertanian memproyeksikan potensi surplus dari produksi ayam pedaging pada Februari tahun ini. Potensi produksi day old chicken final stock (DOC FS) ayam ras pedaging Febuari mencapai 272,19 juta ekor, sementara kebutuhannya diproyeksi hanya 220,29 juta ekor.

Artinya, ada potensi surplus hingga 51,90 juta ekor. Selain karena ketidakseimbangan antara supply-demand selama ini, fenomena tersebut juga terjadi akibat panjangnya rantai pasok dari peternak hingga ke end user.

Ashab mengatakan, dia bersama kedua temannya membuat teknologi manajemen kandang untuk menjawab kebutuhan yang ada di sektor peternakan ayam.

Dia bersama timnya, berupaya untuk meningkatkan produktivitas peternak ayam dan mendorong kebutuhan konsumsi ayam pedaging masyarakat.

Turun ke Desa Bantu Peternak, Begini Perjalanan Chickin Jadi Juara Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2022

"Chicken Agritech Company ini fokus di peternakan ayam dengan model Business to Business (B2B) e-commerce. Jadi kita juga bantu peternak menjual hasil panennya," ujarnya.

Dalam konsep B2B itu, Chickin berupaya untuk melakukan matchmaking kepada industri di Jabodetabek seperti pabrik sosis, ayam geprek, dan lainnya. Hal itu menjadi solusi untuk peternak yang selama ini mendapati panjangnya rantai pasok.

Selain itu, Chickin juga menghadirkan teknologi manajemen kandang, Chickin Smart Farm, yang dapat mengoptimalkan produktivitas peternak.

Dalam teknologi tersebut, peternak diberi kemudahan dalam memonitor kebutuhan pakan, pertumbuhan ayam, mengatur suhu dan kelembaban kandang, serta mencatat seluruh kegiatan administrasi perkandangan secara digital.

"Chickin juga menghadirkan optimalisasi pakan ternak. Jadi biasanya 1,7 kilogram pakan bisa menjadi 1 kilogram daging, maka kami membuatnya lebih efisien. Dengan hanya membutuhkan 1,5 kilogram pakan menjadi 1 kilogram daging," jelasnya.

Turun ke Desa Bantu Peternak, Begini Perjalanan Chickin Jadi Juara Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2022

Lebih lanjut, melalui Chickin dia juga mengajak masyarakat agar dapat meningkatkan konsumsi ayam pedaging. Menurutnya, surplus pasokan daging ayam tersebut disebabkan oleh rendahnya konsumsi daging ayam oleh masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, konsumsi daging ayam di Indonesia hanya 12,79 kilogram per kapita per tahun. Angka ini tertinggal jauh dari tingkat konsumsi daging ayam di Malaysia yang sudah mencapai 38 kilogram per kapita per tahun.

"Kita lihat ada banyak tantangan di peternakan ayam, mulai dari harga yang fluktuatif dan budi daya yang belum efisien. Belum lagi Indonesia termasuk negara di Asia yang konsumsi ayamnya rendah, masih kalah dari Malaysia dan Singapura yang sudah 2-3 kali lipatnya," ungkap Ashab.

Sukses Berkembang Bersama Pertamuda

Kepekaannya terhadap sektor peternakan ayam ini, membuat Ashab dkk tergerak untuk menjawab permasalahan yang ada. Dia bersama timnya mulai mengikuti ajang pengembangan bisnis Pertamina Muda Seed & Scale atau Pertamuda 2021, dan berhasil masuk ke dalam Top 3.

Program dari Pertamina itu merupakan kompetisi ide bisnis untuk mahasiswa di Indonesia, dengan ide bisnis yang berhubungan dengan energi dan nilai komersial berkelanjutan.

"Awal merintis Chickin ini kami butuh mentor dan dana untuk pengembangan. Akhirnya kami ikut event Pertamuda. Dari situ kita mendapat banyak insight dari orang-orang yang memang menguasai bidang bisnis ini," ujar Ashab yang mengaku selama prosesnya juga mendapatkan dukungan dari pihak kampus melalui pendampingan di Badan Inkubator Wirausaha (BIW), Universitas Brawijaya.

Ashab bercerita, sejak mengikuti Pertamuda, perkembangan bisnis Chickin cukup signifikan dan memuaskan. Omzetnya melonjak drastis hingga naik 30 kali lipat.

Turun ke Desa Bantu Peternak, Begini Perjalanan Chickin Jadi Juara Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2022

"Jadi saat ikut Pertamuda itu omzet kami masih kecil, sekarang sudah miliaran. Dan Januari lalu, kami juga mendapat suntikan dana oleh investor. Target kami akhir 2022 bisa meraup omzet triple digit," tanda Ashab dengan nada optimis.

Untuk itu Ashab juga mengajak para generasi muda dan adik-adik kelasnya yang di bangku kuliah untuk segera mempersiapkan diri mengikuti kegiatan Pertamuda 2022. “Ini kompetisi yang berbeda dari pada lainnya," ujarnya. (*)

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)