LANGIT7.ID, Jakarta - Ajang MotoGP Mandalika memberi keuntungan promosi tak terhingga bagi destinasi pariwisata andalan Lombok NTB dan Indonesia pada umumnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno mengatakan destinasi pariwisata itu akan makin tersentralisasi sesuai segmennya, mulai destinasi pariwisata olahraga (sport tourism), destinasi halal, hingga wisata alam.
"Destinasi pariwisata alam itu, sekarang membuat Lombok menjadi terkenal sebagai lokasi destinasi honeymoon, karena keindahan, suasana dan panoramanya yang unik," tutur Menparekraf Sandiaga di Media Center Indonesia (MCI) MotoGP Mandalika 2022, Jumat (18/3/2022).
Baca juga: Perkemahan di Gunung Jae Jadi Pilihan Penonton MotoGP MenginapKarena itu, peluang tersebut harus dioptimalkan dengan maksimal. Mengingat, MotoGP berpotensi menjangkau banyak masyarakat yang terdapat di berbagai belahan benua.
"Itu akan memacu pariwisata Lombok menjadi pulih ke depan, sehingga pariwisata di Indonesia pun lekas pulih," kata Sandiaga.
Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, mengatakan kondisi Lombok saat ini dengan adanya ajang MotoGP Mandalika semakin baik dalam hal pelayanan sektor pariwisata, karena itu penting untuk terus dievaluasi sebagai upaya meningkatkannya.
Salah satunya, kawasan UMKM harus ditata lebih rapi, sebab, dapat membuat masyarakat atau pengunjung lebih tertarik datang ke lokasi UMKM berdagang.
"Harus lebih rapi lagi, supaya masyarakat atau pengunjung datang lebih banyak," kata Agus dalam rilis yang diterima Langit7.
Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika, Kemenhub Siapkan Akomodasi Gratis Agus meyakini, potensi UMKM yang dimiliki oleh NTB dapat meningkatkan perekonomian. Sehingga, pemulihan akibat dampak dari wabah global Covid-19 dapat dilakukan dalam waktu yang lebih cepat.
"Bisa membuat perekonomian NTB tumbuh pesat," imbuh Agus.
(sof)