LANGIT7.ID, Semarang - Federasi sepak bola, PSSI ingin musim depan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2022/2023 kembali berjalan normal. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan akan memperjuangkan kompetisi sepak bola profesional musimdepan, bisa dihadiri oleh penonton meskipun tetap ada pembatasan.
Hal itu disampaikan Mochammad Iriawan dalam wawancara via Instagram di sesi “Bincang Bola” dengan Jawa Pos. Semua pihak, para pelaku dalam sepak bola berharap kompetisi bisa kembali normal.
“Meski masih dalam situasi Covid-19, pemerintah masih membolehkan dengan penonton meski dengan 75 %. Kita lihat di Mandalika, penonton sudah cukup banyak,” kata Iriawan dikutip Ahad (17/4/2022).
Baca juga: Dua Bek Senior Absen, Elkan Baggot Berpeluang Lakoni Debut di Ipswich TownSuporter sepak bola dan penonton balap motor sangat berbeda. Banyak hal-hal yang perlu dikomunikasikan karena situasi di dalam sepak bola juga harus memperhatikan suporter di luar stadion. Pihaknya akan mengomunikasikan dengan pemerintah, untuk bisa memastikan kompetisi ke depan harus normal.
“Dan memang itu harus ada semacam penegasan dari pemerintah. Kami tidak bisa lepas situasinya,” ujarnya.
Dikatakan, dulu jika mau kompetisi, mengurus izin keramaian dari kepolisian hanya tinggal ditanda tangani di level kombes. Tapi sekarang harus meminta izin kepada Kapolri. Juga harus ada rekomendasi dari menproa, satgas covid, menteri kesehatan dan penanggung jawab PPKM Jaw a-Bali, Luhut Binsar Panjaitan.
“Okelah 75 %, tidak ada penonton itu hambar. Atmosfir berbeda. Oleh sebab itu mohon bersabar. Setelah lebaran kami evaluasi, koordinasi simultan agar kompetisi pada Juli nanti normal, home away, dengan penonton,“ pungkasnya.
Sementara itu, panitia pelaksana pertandingan PSIS Semarang mengunjungi Stadion Jatidiri yang rencananya pada musim depan menjadi
home
base Laskar Mahesa Jenar.
Baca Juga: Elkan Baggott Layak Dimainkan di 5 Sisa Pertandingan Ipswich Town“Kami melakukan check list di Stadion Jatidiri, karena ini kan stadion baru untuk kompetisi. Masih banyak PR. Akan kami laporkan ke CEO, direksi mengenai keamanan, kerapian dan syarat-syarat harus sesuai dengan aturan dari PT LIB,” kata Ketua Panpel PSIS, Danur Rispriyanto.
Pihaknya akan terus memastikan segala penunjang Stadion Jatidiri supaya lebih sempurna dan sesuai standar PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga.
“Kami running terus. Bench kami siapkan, sketsa pengamanan dari akses suporter masuk hingga keluar juga akan kami siapkan,” ucapnya.
(sof)