Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 27 September 2026
home wisata halal detail berita

Telaga Biru Jayawijaya Tak Diizinkan Jadi Objek Wisata

mahmuda attar hussein Ahad, 26 Juni 2022 - 18:41 WIB
Telaga Biru Jayawijaya Tak Diizinkan Jadi Objek Wisata
Telaga Biru Jayawijaya Tak Diizinkan Jadi Objek Wisata. (Foto: Istimewa).
LANGIT.ID, Jayapura - Telaga Biru yang ada di Jayawijaya Papua hingga kini tidak diizinkan menjadi objek wisata. Alasannya tempat tersebut dianggap keramat oleh warga setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya, Engelbert Sorabut mengatakan, lokasi di sana itu bagus. Tapi menjadi kawasan religi dan tempat keramat.

"Padahal kalau mau menjadi tempat wisata pasti akan memberikan peningkatan ekonomi warga," kata Engelbert dilansir Antaranews, Ahad (26/6/2022).

Menurut dia pemerintah daerah sudah pernah berkomunikasi dengan pemilik hak ulayat di sana, tetapi masyarakat belum mengizinkan untuk kepentingan publik.

"Jadi kawasan-kawasan ini ada menyimpan kepercayaan marga atau keluarga tertentu saja dan kita orang lain tidak tahu itu," katanya.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menurut dia, telah mendata sejumlah tempat keramat selain Telaga Biru, namun tidak semua diizinkan untuk dibuka kepada masyarakat umum sebagaimana yang berada di Wesaput.

Di kawasan Wesaput, para arkeolog Jayapura sudah berkunjung dan melakukan penelitian dan dibuatkan menjadi buku yang menurut dia, sangat bermanfaat untuk pembelajaran bagi generasi baru.

"Tetapi beberapa kawasan itu sudah mulai ada kesadaran untuk itu menjadi konsumsi publik, bisa dikunjungi wisatawan domestik maupun asing. Antara lain di Wesaput sebelah," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 27 September 2026
Imsak
04:15
Shubuh
04:25
Dhuhur
11:47
Ashar
14:55
Maghrib
17:51
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan